Liverpool 1-2 manchester united

Neville: Evans Seharusnya Juga Dikartu Merah

Kompas.com - 23/09/2012, 22:42 WIB

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Kartu merah Jonjo Shelvey menuai berbagai kontroversi. Dari para pengamat ahli, eks bintang hingga para fans di jejaring sosial. Bahkan, hingga apa yang dilakukan Shelvey sebelum memasuki terowongan menuju kamar ganti di Stadion Anfield, Minggu (23/9/2012).

Shelvey melakukan tekel keras berbau fifty-fifty saat perebutan bola dengan bek Manchester United Jonny Evans. Keduanya melakukan menyodorkan dua kaki.

Akhirnya, wasit Mark Halsey menghadiahkah kartu merah kepada Shelvey pada menit ke-39.

Kontroversi langsung merebak. Tak kurang dari eks bek dan kapten MU, Gary Neville. Ia setengah tak sepakat dengan keputusan kartu merah Shelvey.

"Saya tak ingin melihat kartu merah hari ini, tapi apa yang dilakukan Shelvey sudah melampaui batas. Kendati demikian, Evans juga lepas kontrol. Keduanya semestinya diberi kartu merah," tegas Neville yang dikutip Metro.

"Dua pemain muda Liverpool dan MU larut dalam temperamen tinggi. Itu yang terjadi dalam pertandingan itu dan itulah yang Anda lihat di lapangan," sambungnya lagi.

Soal tekel Shelvey, seorang legenda "The Reds" sangat sepakat dengan gelandang berusia 20 tahun itu.

"Kalau tak melakukan (tekel itu), ia bakal dihujat oleh massa (di Anfield). Karena tingginya tensi pertandingan, Anda tak seharusnya ragu melakukan tekel itu," sebut Jamie Redknapp.

Namun, selepas keluar lapangan, Shelvey sempat menunjuk ke arah Sir Alex Ferguson (SAF) dengan sangat emosional. Hal itu sempat terekam kamera televisi dan dilihat jutaan penonton di seluruh dunia. Kontan, apa yang dilakukan Shelvey langsung merebakkan kontroversi di sebuah situs jejaring sosial.

"Shelvey keluar dan menunjuk ke arah SAF! Apa yang kau lakukan, Shelvey? Apa yang sudah kau berikan dalam pertandingan itu? #lowlife," tweet dari Sharad Buddhdev.

Komentar lain juga senada.

"Maaf, apa yang ada dalam pikiran Shelvey? Apa yang sudah diberikannya dalam laga itu hingga merasa pantas melakukan hal seperti itu?" tulis Ross Campbell.

"Wow! Apakah Anda melihat bagaimana Shelvey mencemooh Sir Alex saat menuju terowongan ke kamar ganti? Mengejutkan dan sama sekali tak berkelas," ucap Khathu Neluheni.

Dalam pertandingan itu, Liverpool kalah 1-2 dari MU. "Merseyside Merah" unggul lebih dulu lewat Steven Gerrard pada menit ke-46, lalu disamakan Rafael da Silva lima menit kemudian. Sembilan menit jelang waktu normal pungkas, Robin van Persie memastikan tiga angka "Manchester Merah" lewat sepakan 12 pas.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau