Kontroversi film

Dubes AS: Film Tidak Merefleksikan Pemerintah AS

Kompas.com - 24/09/2012, 15:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Scot Marciel mengaku menyesalkan tindakan segelintir orang di Amerika Serikat yang membuat film Innocence of Muslims. Film itu akhirnya berdampak serius. Meski demikian, kata dia, film itu tidak merefleksikan sikap pemerintah atau warga negara Amerika Serikat secara keseluruhan.

Hal itu dikatakan Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Ida Fauziah, mengutip pernyataan Scot dalam rapat tertutup dengan Komisi VIII di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (24/9/2012). Seusai pertemuan, Scot enggan berkomentar kepada media.

Ida mengatakan, pihaknya mengundang Duta Besar AS untuk menyampaikan aspirasi dari masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Kebebasan berekspresi di Amerika itu, kata dia, telah menyinggung umat Islam.

Scot, kata dia, berjanji akan menyampaikan seluruh aspirasi itu kepada Pemerintah AS.

"Menurut Dubes, kebebasan berekspresi dan kebebasan beragama sama-sama diatur dalam undang-undang dasar mereka. Namun, bagaimana menyeimbangkan antara kebebasan berekspresi dan kebebasan beragama," kata Ida.

Ida menambahkan, Scot juga menyebut kemungkinan Pemerintah Amerika Serikat akan memberikan pendidikan kepada warga negara AS agar kebebasan berekspresi tidak kebabalasan sehingga melukai umat beragama.

Berita-berita terkait reaksi atas film ini dapat diikuti dalam topik "Reaksi atas Film 'Innocence of Muslims'"

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau