Terbukti...Lahan Sempit Malah Bikin Kreatif!

Kompas.com - 24/09/2012, 19:36 WIB

KOMPAS.com - Berkebun dapat menjadi salah satu kegiatan alternatif bagi Anda mengisi waktu luang. Selain itu, berkebun juga terbukti dapat menghindarkan Anda dari stres.

Berkebun tidak selalu memerlukan lahan luas. Kini, hanya dengan memanfaatkan pot, Anda dapat mengakali lahan terbatas di rumah Anda.

Sayangnya, bagi para pemula, kegiatan berkebun biasanya justru membawa masalah baru. Umumnya pemula cenderung lebih berkonsentrasi pada pemenuhan alat-alat berkebun, pot, tanah, dan pupuk yang mahal. Padahal, barang-barang bekas di rumah pun dapat dijadikan wadah atau pot unik bagi tanaman.

Ya, Anda tidak memerlukan banyak uang, melainkan hanya perlu sedikit kreativitas dan banyak selera humor. Simak beberapa contohnya berikut ini:

Pot dari sepatu

Beberapa tanaman dapat tumbuh di mana saja. Salah satu tanaman yang kuat dan dapat tumbuh di mana saja itu adalah tanaman Sukulen. Namun, jangan salah, Sukulen itu bukan Kaktus. Walaupun Kaktus merupakan bagian dari Sukulen, namun tidak semua Sukulen adalah Kaktus.

Sukulen minim perawatan. Ia tumbuh perlahan dan hanya membutuhkan sedikit ruang dan sedikit air. Karena itulah, wadah tidak biasa seperti sepatu bekas dapat menjadi tempat cocok bagi Sukulen.

Blok semen

Selain sepatu, Sukulen juga dapat Anda tanam di pot semen. Caranya, isi bagian rumpang pada blok semen dengan tanah dan tanam beberapa jenis Sukulen.

Air mancur

Karena karakter Sukulen yang tidak cepat merusak konstruksi, bahkan Anda dapat menanam Sukulen di dinding rumah Anda. Ide lain, gunakan air mancur tidak terpakai di rumah Anda sebagai pot.

Barang seni

Gunakan juga barang-barang seni yang sedikit rusak, gompal, atau tidak ingin Anda pajang lagi di dalam rumah sebagai pot Sukulen. Anda dapat memanfaatkan topeng, patung, atau guci untuk menjadi pot Sukulen Anda. Caranya, penuhi saja dengan tanah, dan tanam Sukulen Anda di sana.

Ember

Jangan lupakan juga barang-barang lain seperti ember besi, kaleng susu, toples, dan botol-botol bekas. Barang-barang tidak terpakai ini justru akan memberikan aksen bagi taman Anda. Jadi, jangan ragu, tanam Sukulen di "taman mini" baru Anda. Mudah, relatif murah, dan membuat Anda dapat berkreasi sesuka hati Anda!

(Sumber: http://www.houzz.com)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau