Tawuran sman 70 dan sman 6

Saksi: Tawuran di Bulungan Terkesan Direncanakan

Kompas.com - 26/09/2012, 16:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Tawuran antar-pelajar yang terjadi di tugu Bulungan, Jakarta Selatan, Senin (24/9/2012), dan menewaskan seorang siswa dari SMAN 6 memiliki kesan direncanakan. Berdasarkan penelusuran Kompas.com, beberapa saksi mata yang menyaksikan kejadian secara langsung diketahui ada beberapa senjata tajam yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

RH, seorang penjual makanan kecil yang sehari-hari mangkal di sekitar tugu Bulungan, mengatakan, tawuran antar-kedua kelompok pelajar berjalan sekitar beberapa menit. Dalam rentan waktu itu, kedua kelompok sempat saling balas serangan. Akan tetapi, akhirnya kelompok pelajar dari SMAN 6 dipukul mundur oleh kelompok pelajar SMAN 70 yang menjadi lawannya.

"Anak-anak SMAN 6 mundur ke arah Blok M Plaza. Abis kejadian ada intel yang nemuin parang. Saya lari menyelamatkan gerobak," kata RH, Selasa (25/9/2012).

Sambil menunjukkan berita di sebuah surat kabar lokal, RH mengaku mengenali siswa yang menjadi korban pada tawuran siang itu. Berkali-kali ia mengatakan dirinya familiar dengan Alawy Yusianto Putra (15) karena sering kali berkumpul bersama teman-temannya di sebuah minimarket di kawasan itu.

"Saya ngeh sama anak ini, anaknya kecil, masih kelas I. Dia suka ngumpul bareng teman-temannya di situ (7eleven)," katanya sambil menunjuk foto Alawy yang terpampang di headline sebuah surat kabar.

Sementara AL, seorang juru parkir yang juga menyaksikan kejadian kemarin, mengatakan, tawuran antar-pelajar di wilayah ini sering terjadi. Meski demikian, kejadian kemarin, menurutnya, adalah yang paling mengerikan.

Dua kelompok pelajar yang jumlahnya hampir sama banyak tampak bentrok selama beberapa menit. Dia memperkirakan serangan sudah direncanakan sebelumnya.

"Saya sih enggak begitu paham, tapi kayaknya sudah direncanakan. Masa ada siswa bawa celurit. Tiba-tiba bentrok, dan ada ceceran darah di jalanan," ujarnya.


Berita terkait peristiwa ini dapat diikuti dalam topik "Tawuran SMA 70 dan SMA 6"

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau