Liga spanyol

Barca Berburu Rekor 6 Kemenangan

Kompas.com - 29/09/2012, 05:49 WIB

SEVILLA, JUMAT - Barcelona bakal mengulangi penampilan awal musim terbaiknya lewat kemenangan enam kali beruntun jika mampu mengecoh tuan rumah Sevilla pada lanjutan Liga Spanyol di Stadion Sanchez Pizjuan, Sabtu (29/9) atau Minggu dini hari WIB. Kala dua bek tengah, Gerard Pique dan Carles Puyol, masih absen, apakah Barcelona sanggup mengulang catatan awal musim terbaik itu?

Dalam tiga dari empat musim sebelumnya, Barcelona mencatat enam kemenangan beruntun pada awal musim. Ketika enam kemenangan berturut-turut itu diraih, mereka tampil sebagai juara liga pada akhir musim. Namun, lawan mereka kali ini bukan tim sembarangan, yakni Sevilla.

Tim asuhan Pelatih Michel Gonzalez itu kokoh dalam bertahan. Hingga laga kelima, Sevilla tim paling sedikit kebobolan gol, yakni dua gol, seperti Malaga. Mereka baru unjuk gigi di kandang lewat kemenangan 1-0 atas juara bertahan Real Madrid.

Di bawah polesan Gonzalez, yang bekerja keras memoles lini pertahanan, Sevilla menjelma jadi tim dengan pertahanan kokoh dan sulit ditembus. Sebelumnya, klub ranah Andalusia itu dikenal lemah konsentrasi saat bertahan sehingga tim-tim lawan mudah menjebol gawang mereka.

Selain kokoh dalam bertahan, Sevilla juga memiliki kekuatan serangan balik menakutkan berkat pemain sayap timnas Spanyol, Jesus Navas, dan koleganya, Alvaro Negredo.

”Kami mampu memenangi laga ini. Kami bertanding di hadapan suporter sendiri dan saya perkirakan stadion bakal penuh dengan penonton,” ujar Ivan Rakitic, gelandang Sevilla.

”Kami menghadapi tim terbaik di dunia, tetapi saya tahu, kami akan mempersulit laju mereka,” imbuh Rakitic.

Konversi gelandang

Hingga kini Pelatih Barcelona Tito Vilanova belum bisa memainkan duet bek tengah andalan, Gerard Pique dan Carles Puyol. Dia kembali memercayakan jantung pertahanan timnya kepada dua gelandang yang dikonversi menjadi bek, yakni Javier Mascherano dan Alex Song.

”Perbedaan antara tampilnya Pique dan Puyol dengan tampilnya dua gelandang di posisi itu jelas ada. Kami berusaha memastikan, mereka tidak terlalu dijadikan tempat bergantung,” ujar Mascherano kepada harian olahraga, Sport, Jumat lalu.

Tanpa duet Pique dan Puyol di posisi bek tengah, yang kemudian diisi duet Mascherano dan Song, benteng pertahanan Barcelona kerap goyah. Dibanding duet keduanya, palang pintu Barcelona kemungkinan bakal lebih solid andai Mascherano diduetkan dengan Sergio Busquets dan Song dipasang melapis keduanya sebagai gelandang jangkar.

Satu hal yang menggembirakan Vilanova, gelandang Andres Iniesta kembali berlatih bersama rekan-rekannya setelah istirahat karena cedera. Namun, Iniesta kemungkinan belum akan turun menghadapi Sevilla di Sanchez Pizjuan, Sabtu ini.

Hal lain yang juga menggembirakan Vilanova, selisih poin antara Barcelona dan musuh bebuyutan Real Madrid terpaut jauh, yakni delapan poin.

”Selisih delapan poin itu sig- nifikan. Madrid tidak boleh terpeleset lagi. Saya senang melihat tim kami begitu jauh di depan, sementara Madrid tertatih-tatih mengejar kami,” kata Xavi, gelandang Barcelona.

”Kini, kami menjalani laga tandang yang sulit melawan Sevilla. Mereka tim kuat,” ujarnya

Derita Valencia

Selain Sevilla versus Barcelona, ada tiga partai lain yang bergulir, Sabtu ini. Valencia versus Real Zaragoza, Malaga versus Real Betis, dan Real Sociedad versus Athletic Bilbao. Bagi Valencia, ini awal musim yang buruk.

Dari lima laga, mereka baru menang sekali. Hal ini tidak terlepas dari masalah cedera pemain yang mereka derita. Problem itu bertambah dengan cederanya bek Ricardo Costa, menyusul

David Albelda, Ever Banega, Pablo Piatti, Jeremy Mathieu, dan Sergio Canales. Untunglah, gelandang Fernando Gago pulih dari cedera leher dan siap dimainkan.

(AP/REUTERS/SAM)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau