Tujuh Tahanan Kabur Itu Terlibat Kasus Narkoba

Kompas.com - 29/09/2012, 22:53 WIB

BANGKA, KOMPAS.com - Kepala Bidang Humas Polda Babel AKBP Indra seizin Kapolda Babel Brigjen Polisi Budi Hartono Untung ketika dikonfirmasi, membenarkan tujuh orang tahanan kabur dari sel tahanan Mapolda Babel, Sabtu (29/9/2012) pagi. Para tahanan yang berhasil kabur tersebut, kata Indra, adalah tahanan kasus narkoba.

Namun, lanjut Indra, dua orang di antara para tahanan tersebut berhasil diringkus kembali oleh anggota Polda Babel, Sabtu (29/9/2012) sekitar pukul 09.30 WIB. Sementara para tahanan lainnya sampai saat ini masih dalam proses pengejaran.

"Kejadiannya sekitar jam 5 pagi tadi. Dan dua orang tahanan narkoba sekitar pukul 09.30 WIB tadi pagi berhasil ditangkap oleh anggota," ungkap Indra saat dihubungi melalui ponselnya, Sabtu (29/9/2012) siang. Sayangnya Indra tak banyak berkomentar terkait kejadian tersebut.

Sebelumnya diberitakan, sedikitnya 7 orang tahanan di Mapola Bangka Belitung (Babel) melarikan diri, Sabtu (29/9/2012). Tak ayal, kaburnya tujuh orang tahanan itu membuat panik petugas jaga sel Mapolda Babel. Sejauh ini dua orang dari tujuh orang tahanan yang kabur tersebut berhasil ditangkap kembali.

Informasi yang berhasil dihimpun bangkapos.com menyebutkan, peristiwa kaburnya 7 orang tahanan tersebut terjadi Sabtu (29/9/2012) sekitar pukul 05.00 WIB. Para tahanan berhasil kabur diduga setelah berhasil menjebol kunci gembok sel tahanan Mapolda Babel. Saat itu  suasana di sekitar sel tahanan sepi.

Tujuh orang tahanan yang berhasil kabur tersebut masing-masing bernama Renandi, Zakaria, Bambang, Doris Iskandar, Ali Yulianto, Yusuf dan Supriadi. Dua orang yang berhasil diringkus kembali adalah Zakaria dan Renandi. Keduanya  ditemukan petugas di kawasan Tanjung Bunga Pangkalpinang.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau