Modifikasi cuaca

Hujan Buatan di Sumsel Diperkirakan Awal Oktober

Kompas.com - 30/09/2012, 12:31 WIB

 

PALANGKARAYA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan meminta hujan buatan dilaksanakan di daerahnya. Meski demikian, perkembangan kondisi di daerah itu, antara lain jumlah titik panas, menjadi pertimbangan untuk melaksanakan hujan buatan.

"Diperkirakan hujan buatan bisa dilakukan mulai awal Oktober 2012," kata Kepala Bidang Pengkajian dan Penerapan Teknologi Pembuatan Hujan, Unit Pelaksana Teknis Hujan Buatan, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Heru Widodo, Minggu (30/9/2012), di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Pada 28 September, jumlah titik panas sebanyak 105 titik atau jauh meningkat dibandingkan pada 27 September yang sebanyak 41 titik, dan 26 September sebanyak 15 titik. Kabut asap juga semakin sering muncul. Sementara di Jambi, menurut Heru, titik panas sudah berkurang.

Heru mengemukakan, beberapa kali penerbangan di sana terganggu kabut asap hingga pesawat tak bisa mendarat. "Kemungkinan asap itu berasal dari Sumsel," ujarnya.

Penerbangan di Palembang, Sumsel, juga mulai terganggu. Menurut Heru, Pemprov Sumsel sudah siap dengan status bencana asap. "Surat sudah masuk. Tinggal menunggu keputusan BPNB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana). Para petugas BNPB sudah meninjau ke lapangan, katanya. Sejak Agustus lalu, titik panas di Sumsel sebenarnya sudah meningkat. Jika dilaksanakan di Sumsel, hujan buatan akan berlangsung sekitar 30 hari."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau