Ibadah haji

Yusupandi, Jemaah Pertama Indonesia yang Wafat di Mekkah

Kompas.com - 02/10/2012, 13:16 WIB

 

MEKKAH, KOMPAS.com — Yusupandi bin Marjo Suwito (61), anggota jemaah haji kelompok terbang (kloter) tiga embarkasi Solo, anggota jemaah pertama yang wafat di Mekkah, Senin (1/10/2012) kemarin.

Enam anggota jemaah lainnya wafat selama di Madinah, dan dalam perjalanan dari Madinah ke Mekkah, pada musim haji tahun ini sejak keberangkatan pertama 21 September 2012.

"Yusupandi sempat melaksanakan seluruh proses umrah, sebelum meninggal pada Senin pukul 14.00 waktu setempat karena serangan jantung," kata Dr Imam Wahyudi dari Balai Pengobatan Haji Indonesia di Mekkah.

Dua anggota jemaah haji Indonesia lainnya yang wafat masing-masing Saodah Muawanah binti Katiran (58) yang mengembuskan napas terakhirl pukul 07.00 waktu Arab Saudi, dalam perjalanan dari Madinah ke Mekkah. Seorang anggota jemaah lainnya, Endang Rusmiatun binti Rusmin (50), meninggal di Masjid Nabawi, Madinah, pukul 18.30 hari Minggu (30/9/2012).

Endang tergabung dalam kloter 27 embarkasi Solo, sedangkan Saodah tergabung dalam kloter 13 embarkasi Surabaya.

Sampai dengan Senin kemarin telah tujuh anggota jemaah haji Indonesia meninggal, baik di Madinah, dalam perjalanan ke Mekkah, maupun Mekkah. Anggota jemaah yang lebih awal meninggal adalah Siti Rahmalia binti Yasin yang  berusia 67 tahun. Lainnya, Sumardi SM (55) dari embarkasi Solo, Indriano bin Khairunas (49) embarkasi Padang, Juju binti Lili Adinata (54) dari embarkasi Jakarta.

Pihak kesehatan di Misi Haji Indonesia, Daerah Kerja Mekkah, mengimbau jemaah haji agar menilai kesehatannya masing-masing dalam mengikuti ritual sunah haji. Bila kesehatan kurang fit, perlu dipertimbangkan penundaan ibadah yang menguras tenaga secara fisik tersebut sampai kesehatan pulih.


Sumber: Antara

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau