"Semut Rangrang" Bergelora di KPK

Kompas.com - 06/10/2012, 03:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Berbagai elemen masyarakat yang melakukan aksi unjuk rasa di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sabtu (6/10/2012) dinihari ini, terus menggelorakan dukungan terhadap KPK.

Bentuk dukungan tersebut dilakukan dengan berkumpul di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta. Bentuk dukungan yang dilakukan "semut rangrang" --seperti yang diungkapkan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, pun beragam.

Mereka menggelar panggung untuk orasi politik, lalu menyanyikan lagu-lagu perjuangan hingga membentangkan bendera merah putih raksasa pun dilakukan. "Kita harus mendukung KPK dan bersatu dalam melakukan perjuangan, kita harus perang terhadap aksikorupsi. Merdeka!" pekik salah satu tokok di era reformasi, Sri Bintang Pamungkas dari atas mobil komando yang terparkir di tempat itu.

Meski fajar hampir mejelang dan konferensi pers di dalam gedung KPK telah usai, belum ada tanda-tanda 'semut rangrang' akan mengakhiri aksinya. Bahkan, satu per satu dari barisan massa pendukung mulai berdatangan memenuhi tempat aksi.

Massa menyatakan akan berunjuk rasa hingga mendapatkan kejelasan tentang kasus pemberantasan korupsi yang tengah ditangani KPK. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau