Pengumuman Pemenang Tender MRT Diundur

Kompas.com - 11/10/2012, 16:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengumuman pemenang lelang tender untuk pembangunan mass rapid transit (MRT) jalur underground masih menunggu klarifikasi proposal dari calon kontraktor. Pengumuman itu sedianya diumumkan pada Kamis (11/10/2012) hari ini, akan tetapi terpaksa diundur sampai waktu yang belum ditentukan.

Kepala Biro Humas PT MRT Jakarta, Manpalagupta Sitorus mengatakan, saat ini evaluasi teknis dan harga telah selesai dilakukan. Namun, panitia masih perlu melakukan klarifikasi atas beberapa hal dalam proposal calon kontraktor. "Karena nilai proyek yang sangat besar dan kompleksitas pekerjaan, ditambah lagi dengan jenis kontrak yang relatif baru yaitu, design and build, jadi panitia harus cermat dan teliti dalam mereview proposal para calon kontraktor untuk mendapatkan hasil lelang yang maksimal dan sesuai dengan persyaratan dan kebutuhan pembangunan," kata Gupta saat dihubungi, Kamis (11/10/2012).

Ia menegaskan, tertundanya pengumuman pemenang lelang ini tidak ada kaitannya dengan belum dilantiknya Gubernur DKI Jakarta terpilih periode 2012-2017, Joko Widodo. "Tidak ada hubungannya. Ini semua teknis proses pengadaan," ujarnya.

Dia memastikan target penyelesaian pembangunan fisik tetap pada akhir 2016. Pemprov DKI Jakarta beserta PT MRT terus berupaya melakukan terobosan-terobosan agar semuanya selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Gupta mengatakan, pada tahap awal baru tiga paket yang akan dikerjakan dengan nilai tender mencapai Rp 4,5 miliar.

Pembangunan MRT terdiri dari enam paket, yakni tiga paket layang atau elevated dan tiga paket underground. Dari keenam paket tersebut, yang sudah matang dan siap ke proses selanjutnya adalah pengerjaan paket underground.

Sebelumnya juga sudah diumumkan bahwa ada tiga nominator yang diprediksi akan memenangkan tender ini, yakni nominator pertama mengerjakan dua paket, yaitu Shimitzu sebagai pimpinannya dengan anggota Obayashi, Wijaya Karya, dan Jaya Konstruksi. Adapun untuk paket ketiga, nominatornya adalah konsorsium Sumitomo Mitsui Contrantion Company (SMCC) bersama Hutama Karya Join Operation. Pengumuman pemenang tender akan dilakukan pada medio September-Oktober 2012.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau