Barca Akan Mengenang Laga di Riazor

Kompas.com - 22/10/2012, 03:36 WIB

Madrid, Sabtu - Pertarungan di Stadion Riazor, kota Coruna, Spanyol, akan selalu dikenang oleh Barcelona. Anak-anak Catalan itu menunjukkan naluri mempertahankan hidup yang tinggi untuk membawa pulang tiga poin. Markas Deportivo La Coruna itu menjadi saksi ketangguhan Barca.

Barca pulang dengan kepala tegak setelah menang 5-4 atas Deportivo La Coruna, Sabtu (20/10). Messi mencetak tiga gol yang menjaga posisi Barca unggul delapan poin atas Real Madrid dengan 22 poin. Pada laga sebelumnya, Madrid menang 2-0 atas Celta Vigo.

Tiga gol ke-15 Messi di La Liga ini menjadi kado istimewa bagi anak pertamanya yang akan lahir. Seusai pertandingan yang penuh kejutan dan sangat menghibur itu, Messi langsung ke rumah sakit menunggui istrinya yang akan melahirkan.

Pertandingan ini akan selalu diingat jika kelak Barcelona juara La Liga. Mereka mampu menjaga keunggulan meski harus tampil dengan 10 pemain setelah Javier Mascherano dikartu merah pada menit ke-49.

Barcelona mengendalikan permainan sejak pertandingan bergulir. Mereka sudah unggul 3-0 pada menit ke-17 melalui Jordi Alba, Cristian Tello, dan Messi.

Namun, ”Super Depor” yang musim ini kembali ke La Liga bukanlah lawan yang mudah menyerah, apalagi di Riazor. Tim kebanggaan masyarakat Galicia itu mengejar dua gol melalui penalti Pizzi dan Alex Bergantinos pada menit ke-26 dan ke-37.

Kedudukan 2-3 memotivasi para pemain Deportivo. Namun, dua menit menjelang turun minum, Messi membawa Barca unggul 4-2.

Dua menit babak kedua, Pizzi kembali membawa Depor mendekat. Kedudukan 3-4 bagi Deportivo, disusul kartu merah Mascherano, semakin menggenjot motivasi anak-anak Galicia.

Messi kembali menjadi penyelamat. Ia melewati tiga pemain Deportivo untuk mencetak gol ketiganya pada menit ke-77. Deportivo tidak menyerah dan terus menekan lawan yang bermain dengan 10 pemain. Perjuangan ini berbuah gol bunuh diri Jordi Alba pada menit ke-79.

Kedudukan 4-5 bagi Deportivo saat pertandingan menyisakan 11 menit. Barca mampu bertahan dengan mental dan kepercayaan diri yang tinggi. Barcelona menang, tetapi Pelatih Tito Vilanova memiliki pekerjaan rumah memperbaiki lini pertahanan tanpa Gerard Pique dan Carles Puyol. Kebobolan empat gol tidak lazim bagi Barcelona.

Cesc Fabregas yang tampil brilian sebagai pengumpan dan menciptakan tiga asis ke Messi dan Alba menilai empat gol ke gawang Barcelona menunjukkan masih ada yang harus dibenahi.

”Kami bisa menyelesaikan pertandingan pada babak pertama, tetapi Deportivo kuat saat bermain di kandang dan didukung suporter mereka,” ujar gelandang Barca, Andres Iniesta.

Rotasi Madrid

Kemenangan di Riazor ini menjaga posisi Barca di puncak klasemen. Mereka unggul delapan poin atas Madrid yang menundukkan Celta Vigo, 2-0, melalui gol spektakuler Gonzalo Higuain dari sudut sempit dan penalti Cristiano Ronaldo.

Skuad Madrid dalam laga melawan tim promosi ini sangat berbeda dari laga-laga sebelumnya. Jose Mourinho merotasi pemain menyusul cedera yang dialami bek sayap Alvaro Arbeloa dan Marcelo, serta Fabio Coentrao. Mourinho memasang Michael Essien di bek sayap kiri dan Sergio Ramos kembali ke posisi alaminya di bek sayap kanan. Pepe dan Raphael Varane di posisi bek tengah.

Tiga gelandang serang Madrid pun diturunkan semua: Kaka, Mesut Oezil, dan Luka Modric. Oezil menempati posisi alaminya, Kaka ke sayap kanan, dan Modric mengisi posisi Sami Khedira di samping Xabi Alonso.

Rotasi pemain yang berjalan cukup baik ini sangat krusial bagi Madrid menjelang laga besar melawan Borussia Dortmund di Signal-Iduna-Park dalam Liga Champions, Rabu pekan ini.

Lini pertahanan Madrid menjadi titik lemah yang akan dieksploitasi bomber Dortmund, Robert Lewandowski.

(Reuters/AFP/AP/ANG)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau