BOYOLALI, KOMPAS.com - Ribuan ikan mati di Waduk Cengklik, Ngemplak, Boyolali (22/10/2012). Hal ini membuat petani ikan keramba rugi hingga ratusan juta rupiah.
Para petani ikan menduga perubahan cuaca dan banyaknya limbah di air waduk, membuat ikan mati. Salah satunya yang diungkapkan Sukiman, warga Desa Sobokerto. Ia mengatakan, hampir semua ikan di karamba mati. Dan diperkirakan jumlah ikan milik petani mati hingga 1 ton ikan. Tragisnya, ikan-ikan tersebut sudah siap panen.
"Mungkin karena perubahan cuaca dan kualitas air yang jelek. Rata-rata satu ton ikan milik petani mati," kata Sukiman.
Menurutnya, cuaca panas yang ekstrem dan tiba-tiba mendung serta tidak menentunya curah hujan membuat kandungan oksigen dalam air berkurang dan menyebabkan ikan mati.
Dia menambahkan, matinya ikan di wilayahnya sudah berlangsung sejak tiga hari yang lalu. Ribuan ikan yang mati tersebut juga menimbulkan bau yang tidak sedap. Para petani berencana akan membakar ikan tersebut apabila sudah mengering agar tidak menimbulkan bau tidak busuk.
Akibat banyaknya ikan yang mati, petani merugi hingga ratusan juta. Mirisnya, banyak dari mereka menanggung hutang pakan ikan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang