Ibadah haji

Jemaah Haji Bosnia Jalan Kaki ke Mekkah

Kompas.com - 23/10/2012, 00:04 WIB

KAIRO, KOMPAS.com — Jemaah haji asal Bosnia berjalan kaki menempuh jarak 6.000 kilometer hingga mencapai kota suci Mekkah, Arab Saudi, untuk menunaikan rukun Islam kelima itu.

Pria Bosnia bernama Stad Hadzish yang berusia 47 tahun telah tiba di Mekkah dengan jalan kaki dari negaranya. Demikian diberitakan kantor berita Arab Saudi, SPA, Senin (22/10/2012).

Disebutkan, calon haji (calhaj) tersebut dalam kondisi sehat walafiat, setelah menempuh sekitar 6.000 kilometer dari desa asalnya di wilayah Bosnia utara.

"Saya mulai meninggalkan rumah di kampung halaman saya sejak Juni silam, dengan niat yang teguh untuk menunaikan ibadah haji," kata Stad Hadzish.

Alasan naik haji lewat jalan kaki itu dilakukannya karena tidak mampu mengumpulkan biaya. "Saya melakukan ini karena nekat saja. Sejak dulu saya berniat beribadah haji, tapi tidak mampu biaya bila perjalanan normal seperti jemaah haji yang biasanya naik pesawat," katanya.

Selama dalam perjalanan, Stad mengaku hanya membekali dirinya dengan uang tunai sebesar 200 euro.

Hingga mencapai Arab Saudi, Stad menempuh jalan berliku melewati enam negara. Stad telah bergabung dengan sekitar dua juta jemaah haji dari berbagai pelosok dunia untuk menapak tilas perjalanan suci Nabi Ibrahim tersebut.

Sumber: Antara

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau