Surabaya

Rampok di Indomaret Terekam CCTV

Kompas.com - 24/10/2012, 13:55 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com — Perampokan bersenjata api yang terjadi di Indomaret Balongsari Tama, Surabaya, Rabu (24/10/2012) pagi tadi, disebutkan terekam CCTV.  Kepala Polsek Tandes Kompol I Wayan Winaya mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap tiga saksi, yakni pemilik Indomaret dan dua karyawan yang saat itu berada di lokasi.

"Sudah ada tiga saksi yang kami periksa terkait kejadian ini," kata Wayan. Selain melakukan pemeriksaan, menurut Wayan, polisi sudah mengambil rekaman CCTV yang terdapat rekaman kejadian perampokan subuh tadi.

Mengenai senjata api yang digunakan oleh pelaku, Wayan mengatakan masih belum bisa memastikan apakah senpi tersebut asli atau senpi mainan. "Menurut keterangan saksi, pelaku memakai senpi, tetapi kami belum bisa pastikan apakah itu asli atau mainan," kata Wayan.

Seperti yang diberitakan, perampokan dengan menggunakan senjata api kembali terjadi di kios Indomaret di Balongsari Tama. Perampok yang masuk ke Indomaret seorang diri itu membawa kabur uang Rp 8 juta yang disimpan di brankas.

Menurut salah seorang karyawan Indomaret, Sholeh, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 ketika Indomaret masih dalam keadaan sepi. "Saat itu, hanya ada dua orang, lalu perampok itu masuk dan langsung mengarah ke kasir," kata Sholeh saat ditemui di lokasi kejadian.

Adapun karyawan Indomaret lainnya, Abdul Azis, yang berada di lokasi saat kejadian, menuturkan, perampok tersebut menggunakan senjata api yang sering dipakai polisi. "Senjatanya warna hitam gelap dan besar, mirip seperti yang dipakai polisi," kata Azis.

Azis menuturkan, saat kejadian, dia berada di kasir, sedangkan rekan lainnya, Joko, tengah merapikan barang. Perampok tersebut langsung menuju kasir dan menyuruh dia menuju gudang tempat brankas. "Perampok itu langsung menyuruh kami berdua ke gudang. Setelah itu, dia mengambil uang dan pergi, sementara kami berdua disekap di dalam gudang," kata Aziz, saat ditemui di Kepolisian Sektor Tandes.

Baca Juga: Rampok Berpistol Satroni Indomaret, Rp 8 Juta Raib

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau