Penemuan mayat

Mayat Lelaki Korban Pembunuhan Ditemukan Mengapung

Kompas.com - 24/10/2012, 16:00 WIB

BEKASI, KOMPAS.com — Warga di Kampung Babakan, Muarabakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, digegerkan dengan penemuan mayat pria tanpa identitas yang mengapung di Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL), Selasa (23/10/2012) malam. Saat ditemukan, kondisi korban sudah mulai membengkak sehingga sulit dikenali.

Korban diduga kuat meninggal akibat dibunuh. Di sekujur tubuh korban terdapat bekas luka lebam akibat penganiayaan di bagian kepala dan tangan. Jasad pria naas itu ditemukan oleh seorang warga yang sedang mencari rumput untuk pakan ternaknya.

"Saya pikir kasur yang mengapung, setelah diperhatikan lebih dekat ternyata mayat," ujar Odih (32).

Odih kemudian memberi tahu warga dan dilanjutkan ke petugas Kepolisian Sektor Babelan. Informasi penemuan mayat itu menyebar dan menggemparkan warga yang kemudian beramai-ramai menuju sungai untuk melihat.

Petugas Kepolisian Sektor Babelan datang dan melaksanakan olah tempat kejadian perkara. Petugas juga berusaha mengidentifikasi mayat. Tidak ditemukan identitas pada mayat itu, tetapi petugas mendapati ada luka di sekujur tubuh korban.

Kepala Kepolisian Sektor Babelan Komisaris Didik Sukamto membenarkan adanya penemuan mayat pria yang mengapung di sungai. "Memang ada luka di tubuh korban," katanya.

Mayat pria tersebut saat ditemukan memakai kaus bermotif loreng dengan celana panjang. Usia lelaki yang sudah menjadi mayat itu diperkirakan 40 tahun. Jasad itu telah dibawa ke RS Bhayangkara Raden Said Sukantor (RS Polri) untuk penyelidikan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau