BEKASI, KOMPAS.com — Warga di Kampung Babakan, Muarabakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, digegerkan dengan penemuan mayat pria tanpa identitas yang mengapung di Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL), Selasa (23/10/2012) malam. Saat ditemukan, kondisi korban sudah mulai membengkak sehingga sulit dikenali.
Korban diduga kuat meninggal akibat dibunuh. Di sekujur tubuh korban terdapat bekas luka lebam akibat penganiayaan di bagian kepala dan tangan. Jasad pria naas itu ditemukan oleh seorang warga yang sedang mencari rumput untuk pakan ternaknya.
"Saya pikir kasur yang mengapung, setelah diperhatikan lebih dekat ternyata mayat," ujar Odih (32).
Odih kemudian memberi tahu warga dan dilanjutkan ke petugas Kepolisian Sektor Babelan. Informasi penemuan mayat itu menyebar dan menggemparkan warga yang kemudian beramai-ramai menuju sungai untuk melihat.
Petugas Kepolisian Sektor Babelan datang dan melaksanakan olah tempat kejadian perkara. Petugas juga berusaha mengidentifikasi mayat. Tidak ditemukan identitas pada mayat itu, tetapi petugas mendapati ada luka di sekujur tubuh korban.
Kepala Kepolisian Sektor Babelan Komisaris Didik Sukamto membenarkan adanya penemuan mayat pria yang mengapung di sungai. "Memang ada luka di tubuh korban," katanya.
Mayat pria tersebut saat ditemukan memakai kaus bermotif loreng dengan celana panjang. Usia lelaki yang sudah menjadi mayat itu diperkirakan 40 tahun. Jasad itu telah dibawa ke RS Bhayangkara Raden Said Sukantor (RS Polri) untuk penyelidikan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang