Idul Adha, Basuki Tetap Masuk Kerja

Kompas.com - 25/10/2012, 21:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Meskipun Idul Adha, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dijadwalkan akan shalat Idul Adha di Masjid Istiqlal bersama dengan Presiden SBY. Sementara Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan tetap bekerja di Balaikota.

"Saya besok mesti stand by di sini. Nanti ada rapat-rapat bertemu teman-teman politik," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Kamis (25/10/2012) malam.

Terkait jadwal Jokowi besok, Basuki juga belum mengetahui secara pasti, apakah akan shalat Id di Masjid Istiqlal atau di Balaikota. Dia malah bingung jika Jokowi tidak shalat di Balaikota, lalu siapa yang akan membagikan daging kurban.

"Saya belum tahu kalau Pak Jokowi mau shalat di Istiqlal atau di sini. Nanti kalau Jokowi ditahan di Istiqlal, siapa yang bagi sapi di sini," kata Basuki.

Pria yang akrab disapa Ahok itu pun menceritakan, saat ia menjabat sebagai Bupati Belitung Timur, dia langsung menyerahkan kurban kepada penerima kurban.

"Kalau dulu saya di Belitung, saya langsung serahkan ke orangnya," katanya.

Selama ini, Gubernur DKI biasanya melaksanakan shalat Id di di Balaikota DKI. Setelah melaksanakan shalat Id, biasanya Gubernur akan melepas petugas pemeriksa hewan dari Dinas Kelautan dan Pertanian DKI.

Petugas itu akan melihat tempat penyembelihan hewan kurban apakah bersih atau tidak. Cara menyembelih dan daging kurbannya pun tetap diperhatikan.

Berita terkait dapat diikuti di topik: 100 HARI JOKOWI-BASUKI

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau