Skor Damai Derbi Merseyside

Kompas.com - 29/10/2012, 02:55 WIB

LIVERPOOL, MINGGU - Skor damai, imbang 2-2, tercipta dalam derbi Merseyside, Everton versus Liverpool, pada Liga Inggris di Stadion Goodison Park, Minggu (28/10). Ada kontroversi soal gol Luis Suarez saat injury time. Namun, Everton tetap di papan atas, unggul enam poin atas Liverpool.

Babak pertama berlangsung fantastis. Empat gol tercipta dalam 35 menit, hasil laga dalam tempo dan intensitas tinggi. Kedua tim saling menyerang silih berganti, gambaran nyata sengitnya rivalitas kedua klub di kota yang menjadikan sepak bola bukan hanya olahraga dan tontonan, tetapi sebagai jalan hidup.

Tuan rumah Everton maupun tim tamu, Liverpool, seolah disatukan dalam satu tarikan napas: menyerang sekencang-kencangnya, mencetak gol sebanyak yang bisa dilakukan, tanpa takut akan risiko kemasukan gol.

Hasilnya, Liverpool memetik dua gol lebih dulu. Gol pertama menit ke-14, hasil bunuh diri bek Leighton Baines yang terkena tendangan keras Luis Suarez dari sisi kanan gawang Everton. Hanya enam menit berselang, Suarez menggandakan gol dengan sundulan tipis atas tendangan bebas kapten Steven Gerard.

Paruh pertama babak itu memang seperti menjadi panggung Suarez, striker Uruguay yang jelang laga dikritik Pelatih Everton David Moyes mempunyai rekam jejak ”tukang diving”.

Suarez membalas kritik itu dengan selebrasi mirip diving setelah gol pertama, persis di depan Moyes, dekat area teknik. Segala gerak-gerik striker berusia 25 tahun itu menjadi sorotan utama. Pada awal laga, ia dicemooh fans tuan rumah. Di tengah laga, suporter cilik Everton mengacungkan ”kartu merah” kepadanya.

Suarez memang diganjar kartu kuning, menit ke-71. Bukan karena diving, melainkan karena menginjak kaki Sylvain Distin. Diving justru dilakukan kapten Everton, Phil Neville. Melihat hal itu, suporter Liverpool berteriak, ”Apakah Anda melihat, Moyes?”

Saat Liverpool unggul 2-0, pemain Everton meningkatkan kecepatan dan intensitas serangan. Kiper Liverpool, Brad Jones, merasakan tekanan itu. Upayanya meninju bola menghasilkan umpan bagi Leon Osman, yang melesakkan gol, menit ke-22.

Everton memforsir serangan di sisi kanan pertahanan Liverpool. Menit ke-35, mereka menyamakan 2-2 lewat Steven Naismith yang menuntaskan umpan Marouane Fellaini.

Babak kedua, meski tanpa gol, tetap sengit. Kedua tim meneruskan spirit rivalitasnya dengan sama-sama menyerang dan menciptakan peluang. Saat injury time, gol Suarez dianulir. Ia tidak off-side, tetapi sebelum ia mencetak gol, Sebastian Coates terlihat memegang bahu bek Everton saat menyundul bola.

”Injury time” terlama

Pada laga yang berakhir Minggu dini hari WIB, juara bertahan Manchester City menambah koleksi nilai menjadi 21 poin dari sembilan laga berkat kemenangan yang didapat susah payah atas Swansea City 1-0 di Stadion Etihad. City menempel dan terpaut satu poin dari Chelsea sebelum menjamu Manchester United.

Striker Carlos Tevez menceploskan gol tunggal itu, menit ke- 61, dengan tendangan keras dari dari luar kotak penalti dan mengarah ke pojok gawang sebelah kanan kiper Michel Vorm. Gol itu penyebab cedera Vorm. Vorm cedera saat berusaha menepis bola tendangan Tevez dan absen empat hingga enam pekan.

Waktu yang tersita akibat cedera Vorm, ditambah cedera bek City, Micah Richard, cukup lama. Wasit Martin Atkinson menambah waktu injury time 12 menit, injury time terlama dalam 20 tahun sejarah Liga Primer Inggris. (AFP/REUTERS/BBC/SAM)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau