Kegiatan Jokowi-Basuki Kini Bisa Disaksikan di Youtube

Kompas.com - 30/10/2012, 12:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com Kegiatan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kini dapat disaksikan melalui situs pengunggah video, Youtube. Kegiatan Jokowi-Basuki dapat dilihat di account Pemprov DKI Jakarta. Saat ini account itu sudah 4.063 subscribers dan sebanyak 980.750 channel yang melihat video-video itu.

Menurut deskripsi, dalam account tersebut berisi Official Video Kegiatan Gubernur dan Wagub Provinsi DKI Jakarta disiapkan oleh tim Sie Penyiapan Materi DAN Publikasi Diskominfomas DKI.

Madjid, salah seorang staf humas yang juga sebagai kameramen humas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, membenarkan perihal keberadaan account video tersebut. "Iya, benar memang itu asli punya Pemprov DKI," kata Madjid kepada Kompas.com, Selasa (30/10/2012).

Dia mengatakan, account Pemprov DKI itu sudah ada sejak pelantikan Jokowi-Basuki. "Itu memang inisiatifnya Pak Wagub, Mbak," kata Madjid.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama juga telah mengetahui perihal keberadaan account Pemprov DKI itu. Melalui media Youtube, menurut dia, warga bisa dapat mengetahui bagaimana kegiatan Jokowi dan Basuki.

"Ha-ha-ha... iya itu dari Dinas Komunikasi, Informatika, dan Kehumasan (Diskominfomas) DKI. Jadi memang kalau ada serat optik, ya, kenapa enggak dimanfaatkan," kata Basuki.

Mantan Bupati Belitung Timur itu mengatakan, melalui media Youtube itu diharapkan masyarakat bisa mengetahui kegiatan mereka setelah dilantik dan menjadi transparan. "Masyarakat bisa tahu dan kerja kami jadi transparan karena diikuti. Warga itu ingin tahu bagaimana kinerja kami dan pengin semua kegiatan kami dimasukkan," katanya.

Basuki pun mengatakan, sering menerima respons positif dari masyarakat perihal keberadaan account yang memuat kegiatan Jokowi-Basuki itu. Namun, dia mengaku jarang menengok account tersebut. "Saya jarang melihat tetapi respons masyarakat sangat bagus. Ada yang positif negatif, semuanya berhak mengkritisi. Nanti ada yang laporin ke saya kalau ada komentar miring buat koreksi diri. Ha-ha-ha...ha...," katanya.

Selain kegiatan Jokowi-Basuki, di account itu juga terdapat beberapa video kegiatan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Fadjar Panjaitan. Video terakhir yang berhasil di-upload oleh account Pemprov DKI Jakarta adalah video berjudul 29 Okt 2012 Wagub DKI Jakarta Bpk Basuki T Purnama Menerima paparan dari Telkom. Video itu diunggah di Youtube sejak 12 jam yang lalu dan sudah dilihat sebanyak 509 kali.

Berita terkait dapat diikuti di topik :

100 HARI JOKOWI-BASUKI

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau