Kapolda Metro: Pencurian 1 Ekor Ayam Tak Harus ke Pengadilan

Kompas.com - 31/10/2012, 20:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayuseno meminta jajarannya lebih dekat dengan masyarakat. Masalah kecil diharapkan bisa diselesaikan dengan jalan musyawarah.

"Sama seperti di Jawa Barat, kita coba mendekati masyarakat dengan soft power yang merangkul semua pihak menggunakan pre-emptive measures, serta optimalisasi Babin Kamtibmas," jelas Putut di Mapolda Metro Jaya, Rabu (31/10/12).

Menurut Putut, dengan door-to-door system, Babin Kamtibmas akan menyambangi masyarakat untuk penyuluhan dan deteksi dini, sehingga memungkinkan pencegahan atas tindak-tindak kriminal.

"Patroli juga akan ditingkatkan dan sinergi dengan pimpinan daerah," ucapnya.

Adapun tolak ukur keberhasilan kebijakan tersebut adalah menurunnya tingkat kriminal.

"Masyarakat bisa sadar bahwa masalah kecil yang bisa diselesaikan di kelurahan, tidak harus diselesaikan di pengadilan. Misal pencurian ayam satu ekor Rp 50 ribu. Kalau diproses pengadilan biaya cukup tinggi. Alangkah indahnya diselesaikan secara musyawarah," papar Putut.

Putut juga menyatakan akan menjalin kerja sama dengan Joko Widodo selaku Gubernur DKI Jakarta.

"Namun bukan hanya gubernur, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat di Jakarta kita ajak dan rangkul bersama untuk ciptakan Jakarta yang aman," cetus Putut.

Oleh karena itu, dia meminta anggota Polda Metro Jaya bisa bekerja keras, disiplin dan berdedikasi seperti yang diberikan kepada Untung S Rajab. Putut juga menegaskan bahwa ia akan melanjutkan kebijakan yang dibuat oleh pendahulunya itu.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau