NEW YORK, KOMPAS.com — Pasar-pasar keuangan di Amerika Serikat dibuka kembali pada Rabu (31/10/2012) waktu setempat setelah penutupan paksa bersejarah selama dua hari oleh "superstorm" Sandy.
Namun, penghentian perdagangan itu memiliki dampak yang kecil terhadap harga saham, pasar sebagian besar berakhir tidak berubah pada Rabu (Kamis pagi WIB) dari penutupan Jumat pekan lalu.
Masih banyak pelaku pasar masih terhalang oleh pemadaman listrik dan gangguan transportasi serta banjir untuk bisa kembali ke kantor-kantor mereka di wilayah New York, meski pada umumnya perdagangan berjalan lancar.
Saham melonjak pada pembukaan, kemudian berbalik turun.
Pada penutupan, indeks Dow Jones Industrial Average berakhir turun 10,75 poin (0,08 persen) pada 13.096,46. Indeks S&P 500 naik 0,22 poin (0,02 persen) pada 1.412,16, sementara indeks komposit Nasdaq kehilangan 10,72 poin (0,36 persen) pada 2.977,23.
Pusat keuangan AS New York tutup sepenuhnya pada Senin dan Selasa akibat mega-badai, memaksa pasar elektronik lainnya untuk obligasi, futures (berjangka) dan derivatif di seluruh negeri itu tutup juga.
Sementara pemadaman listrik masih meluas di kawasan New York pada Rabu, pasar-pasar bangkit hidup kembali dibantu oleh generator (genset) pembangkit listrik di lokasi dan para pedagang menyesuaikan portofolio mereka pada hari terakhir dari Oktober.
Kepala Eksekutif NYSE Euronext Duncan Niederauer mengatakan kepada televisi CNBC, sistem bursa bekerja dengan lancar, dan sekalipun terjadi pemadaman listrik, bursa bisa beroperasi penuh waktu dengan generator listrik cadangan milik sendiri.
"Sudah sangat lancar.... Pasar membuat komunitas lebih dari cukup terorganisasi untuk dibuka," katanya di awal sesi.
Sementara para investor menyebutkan, tidak adanya sejumlah pemain tampak jelas. "Mengingat tantangan berat dari pembukaan, saya pikir itu sudah cukup lancar," kata Hugh Johnson dari Hugh Johnson Advisors.
Meskipun begitu, ia menambahkan, "Ini adalah hari yang sangat terputus-putus, dan itu tidak benar-benar mencerminkan pandangan dari semua investor."
"Masih banyak investor, pemain, investor besar belum bisa kembali aktif bekerja."
Saham umumnya bervariasi. Saham Ford Motor dan General Motors naik tajam setelah laba kuartalan mereka mengalahkan ekspektasi, Ford naik 8,2 persen, dan GM naik 9,5 persen.
Asuransi properti dan kecelakaan sedikit lebih rendah. Analis mengatakan, mereka sebagian besar akan mampu menyerap miliaran dollar klaim dari bencana badai. Allstate kehilangan 0,4 persen dan Travelers turun 0,9 persen.
Sementara Disney jatuh 1,9 persen setelah mengumumkan akan membeli studio Lucasfilm "Star Wars" senilai empat miliar dollar AS. Adapun saham Facebook 3,8 persen lebih rendah karena larangan karyawan menjual saham mereka.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang