Sanksi Nekat Parkir Sembarangan Mobil Diderek

Kompas.com - 01/11/2012, 21:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan berencana menindak tegas pengendara yang memarkirkan kendaraannya di lokasi-lokasi parkir ilegal.

Pihaknya, akan menerapkan sanksi tegas berupa penderekan. "Kalau masih ada yang membandel, kami akan menderek kendaraan tersebut," kata Kasat Lantas Polres Jakarta Selatan Komisaris Hindarsono, Kamis (1/11/2012).

Lebih lanjut, dia memaparkan akan memulai penertiban tersebut dari sejumlah rumah makan dan kafe-kafe di kawasan Santa, Gunawarman, dan Senopati.

"Pada dasarnya, kami ingin menertibkan semua parkir liar di Jakarta Selatan yang mengganggu agar arus lalu lintas lebih tertib," ujarnya.

Dia juga menuturkan sudah membuat surat tembusan kepada pihak pengelola rumah makan dan sejumlah instansi terkait seperti Satpol PP untuk berkoordinasi perihal penertiban tersebut.

"Kami sudah buat surat tembusan kepada instansi yang berkepentingan, seperti pihak restoran dan Satpol PP untuk terlibat dalam penertiban tersebut," katanya.

Saat ini, pihaknya juga telah memetakan lokasi mana saja yang menjadi pusat parkir liar di Jakarta Selatan. Kepolisian juga sudah mencatat sejumlah kawasan yang menjadi pusat parkir liar seperti kawasan Mall Ambassador Kuningan, Mall Kota Casablanca, dan Blok M.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau