Weekend yuk!

Menuju Bangka, Pilih Jalur Laut atau Udara?

Kompas.com - 03/11/2012, 12:02 WIB

KOMPAS.com – Menuju Pulau Bangka yang termasuk dalam Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bisa diakses melalui jalur udara maupun laut. Dengan jalur udara, Bandara Depati Amir di Pangkalpinang menjadi pintu masuk ke Pulau Bangka.

Pangkalpinang sendiri merupakan ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sementara akses laut bisa melalui Pelabuhan Pangkalbalam dan Pelabuhan Muntok dengan kapal cepat jetfoil maupun kapal feri tergantung rute yang dipilih. Dari Pelabuhan Muntok ke Pangkalpinang bisa dicapai dengan bus umum atau mobil sewaan dengan lama perjalanan darat sekitar dua sampai tiga jam.

Jalur Udara. Dari Jakarta, waktu tempuh di udara sekitar 45 menit. Selain Jakarta, penerbangan langsung menuju Bangka bisa melalui Batam, Palembang, dan Pulau Belitung. Maskapai yang melayani rute Jakarta dengan Pangkalpinang adalah Garuda, Sriwijaya, Batavia, Lion Air, dan Merpati.

Garuda menyediakan rute Jakarta-Pangkalpinang di pukul 10.00 dan 15.10, sedangkan rute sebaliknya ada di pukul 11.55 dan 17.05. Sebagai gambaran, harga terendah untuk tiket Garuda rute Jakarta-Pangkalpinang adalah Rp 494.500 dan harga tertinggi adalah Rp 1.113.800.

Sementara Sriwijaya menyediakan rute Jakarta-Pangkalpinang dan sebaliknya sebanyak enam kali dalam sehari. Untuk rute Jakarta-Pangkalpinang di pukul 6.45, 7.50, 9.35, 13.00 16.25, dan 17.40. Rute sebaliknya di pukul 6.45, 8.20, 9.25, 11.10, 14.35, dan 18.00.

Sedangkan Lion Air untuk Jakarta-Pangkalpinang di pukul 10.15, 13.40, dan 15.35. Rute sebaliknya dengan Lion Air ada di pukul 12.05, 15.30, dan 17.30. Batavia tersedia di pukul 9.40 untuk rute Jakarta-Pangkalpinang. Sedangkan rute sebaliknya tersedia di pukul 11.20.

Untuk perjalanan dari Palembang, rute disediakan oleh Sriwijaya. Sedangkan, rute dari Batam bisa dengan Lion Air. Namun harus dicek terlebih dahulu untuk jadwal masing-masing maskapai. Perhatikan hari dan jam penerbangan untuk rute Palembang dan Batam ke atau menuju Pangkalpinang.

Sebab, di hari-hari tertentu, penerbangan dari Palembang maupun dari Batam bukan penerbangan langsung, melainkan harus transit di Jakarta. Begitu pula rute sebaliknya dari Pangkalpinang ke Palembang maupun Batam, di hari-hari tertentu harus transit di Jakarta.

Rute Batam-Pangkalpinang-Batam juga disediakan oleh Sky Aviation dan Aviastar. Sky Aviation tersedia di hari Minggu, Selasa, Kamis, Jumat, dan Senin. Masing-masing hari hanya satu kali penerbangan untuk setiap rute. Sedangkan Aviastar tersedia di hari Senin dan Jumat untuk rute Batam-Pangkalpinang-Batam dengan masing-masing rute hanya satu kali penerbangan per harinya.

Sedangkan maskapai yang menghubungkan dua pulau besar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yaitu Pulau Bangka (Pangkalpinang) dan Pulau Belitung (Tanjung Pandan) hanya dilayani oleh satu maskapai yaitu Sky Aviation. Harga tiket mulai dari Rp 400.000 sekali jalan. Sedangkan maskapai nasional lainnya menyediakan rute tersebut dengan transit terlebih dahulu di Jakarta.

Jalur Laut. Berbahagialah Anda jika Anda menetap di sisi timur selatan dari Pulau Sumatera seperti Sumatera Selatan, Jambi, dan Lampung. Sebab, dari ketiga provinsi ini, akses ke Pulau Bangka bisa dilakukan melalui jalur laut dengan ongkos jauh lebih murah dibanding naik pesawat.

Akses laut bisa dilalui melalui Pelabuhan Boom Baru Palembang, Sumatera Selatan. Sehingga pelancong dari Jambi dan Lampung bisa naik bus terlebih dahulu ke Palembang. Waktu tempuh dari Boom Baru Palembang ke Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok sekitar tiga jam dengan kapal cepat jenis jetfoil.

Kapal cepat Express Bahari rute Palembang-Muntok tersedia di pukul 07.00 dan rute sebaliknya di pukul 10.00. Kisaran harga tiket adalah Rp 165.000. Rute sama juga dilayani KM Sumber Bangka.

Sedangkan rute yang menghubungkan Pangkalpinang dan Tanjung Pandan tersedia oleh KM Bahari Express melalui Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang. KM Bahari Express melayani rute dari Bangka ke Belitung satu kali sehari, yaitu pada pukul 14.00.

Harga lebih murah untuk kelas eksekutif mulai dari Rp 170.000 dan kelas ekonomi mulai dari Rp 140.000. Kapal nantinya akan berlabuh di Pelabuhan Tanjung Pandan, Belitung. Kapal ini tersedia setiap hari, kecuali hari Selasa.

Kapal feri tersedia di beberapa rute, seperti  Pontianak, Tanjung Priok (Jakarta), Semarang, dan Surabaya. Namun, Anda mesti cek jadwalnya terlebih dahulu, karena jadwalnya berubah-ubah. Salah satu kapal yang menyediakan rute-rute adalah milik Pelni yaitu KM Leuser dengan harga tiket di kisaran mulai dari Rp 121.000.

 

Ikuti ulasan wisata di Pulau Bangka di topik:
Weekend Yuk! Ke Bangka

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau