Van Persie Puas Tanpa Selebrasi

Kompas.com - 04/11/2012, 02:27 WIB

MANCHESTER, SABTU - Striker Manchester United, Robin van Persie, yang selama delapan tahun namanya melambung bersama Arsenal, menjadi petaka bagi bekas klubnya itu saat MU yang kini dia bela memukul Arsenal, 2-1, pada duel Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Sabtu (3/11). Ia membuka kemenangan MU lewat gol pada menit ketiga dan beberapa kali menjadi inspirator serangan berbahaya.

Kemenangan ”Setan Merah” seharusnya dengan gol lebih besar. Sayang, Wayne Rooney gagal mengeksekusi penalti menjelang turun minum. Meski demikian, ia turut andil sebagai pengumpan dalam gol kedua MU yang diceploskan bek Patrice Evra dengan sundulan pada menit ke-67.

Tiga menit berselang, Arsenal kehilangan pemain kuncinya, gelandang Jack Wilshere, yang diganjar kartu kuning kedua setelah mengganjal kaki Evra. Dalam situasi harus tampil dengan 10 pemain, ”The Gunners” memperkecil kekalahan lewat gol Santi Cazorla saat injury time.

”Ini hari spesial. Pada akhirnya ini soal pertandingan dan saya pikir, kami bermain bagus. Kami sedikit rapuh saat gagal menyelesaikan peluang. Kami seharusnya mencetak lebih banyak gol, tetapi kami mendapat tiga poin,” kata Van Persie. ”Ini pertama kalinya saya bertanding melawan bekas klub, tetapi pada akhirnya ini juga soal pertandingan dan kami menang. Saya puas dengan hasil itu.”

Meski demikian, striker asal Belanda itu tak merayakan secara berlebihan kemenangan dan gol yang dia torehkan. ”Saya bermain delapan tahun di sana (Arsenal). Saya menghormati suporter, pelatih, pemain, dan keseluruhan klub tersebut. Itu sebabnya saya tidak memperlihatkan selebrasi,” tutur Van Persie.

Striker berusia 29 tahun itu ditransfer MU dari Arsenal, awal musim ini, seharga 24 juta poundsterling (Rp 370 miliar). Musim lalu, saat masih di Arsenal, Van Persie membukukan 37 gol di ajang Liga Inggris.

Tanda-tanda ia bakal kembali menjadi mesin gol musim ini, dalam balutan kostum MU, cukup terbuka lebar. Golnya ke gawang Arsenal semalam adalah gol ke-10 dari 13 laga bersama MU di semua ajang. Gol itu dia cetak akibat blunder bek Arsenal, Thomas Vermaelen, yang berusaha menyapu bola umpan silang bek MU, Rafael da Silva.

Selain mencetak gol, Van Persie juga beberapa kali mengancam gawang Arsenal. Tendangannya diblok kiper Vito Mannone. Ia juga menyodorkan umpan matang kepada Antonio Valencia setelah merebut bola dari Vermaelen.

Meski menjadi salah satu penyebab kekalahan Arsenal, Van Persie tetap disambut hangat suporter tim tamu. Saat turun minum, bek kiri Arsenal, Andre Santos, bahkan meminta bertukar kostum dengan Van Persie.

Dengan kemenangan tersebut, MU menggeser Chelsea dari puncak klasemen sementara dengan 24 poin dari 10 laga. Hingga berita ini diturunkan, Chelsea masih bertanding di kandang Swansea City. Tim asuhan Pelatih Roberto Di Matteo dapat kembali merebut puncak klasemen jika menang atas Swansea.

Perebutan mahkota juga diramaikan Manchester City yang bertandang ke West Ham United, Minggu dini hari.

Wenger sindir penalti

Dalam laga tersebut, Arsenal kesulitan menemukan ritme permainan. Barisan penyerang mereka, seperti ujung tombak Olivier Giroud, gelandang Lukas Podolski, dan playmaker Santi Cazorla, kesulitan menembus pertahanan Setan Merah.

”Saya pikir, penting bagi kami tidak membuat kecerobohan, yang pernah kami lakukan. Kami menguasai banyak bola setelah kebobolan gol, tetapi jarang menciptakan peluang,” ujar Arsene Wenger, Pelatih Arsenal.

”Kemudian, saat kami tertinggal 0-2 dan kami tinggal bermain dengan 10 pemain, situasinya menjadi sulit bagi kami. Andai saja situasinya 11 lawan 11, kami bisa saja bangkit (mengatasi ketertinggalan),” kata Wenger.

Pelatih asal Perancis itu terlihat sempat mengeluh kepada ofisial pertandingan saat timnya dihukum penalti. Penalti diberikan wasit Mike Dean ketika bola tendangan Ashley Young terhalang tangan Cazorla. 

”Saya pikir, kami sedikit tidak beruntung dengan keputusan penalti itu. Kami selalu diganjar penalti saat menghadapi Manchester United sehingga kami jadi terbiasa,” sindir Wenger.

Bagi Arsenal, hasil ini kekalahan ketiga musim ini, membuat mereka berada di peringkat keenam hingga berita ini dilaporkan. (AFP/REUTERS/SAM)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau