MANCHESTER, SABTU -
Kemenangan ”Setan Merah” seharusnya dengan gol lebih besar. Sayang, Wayne Rooney gagal mengeksekusi penalti menjelang turun minum. Meski demikian, ia turut andil sebagai pengumpan dalam gol kedua MU yang diceploskan bek Patrice Evra dengan sundulan pada menit ke-67.
Tiga menit berselang, Arsenal kehilangan pemain kuncinya, gelandang Jack Wilshere, yang diganjar kartu kuning kedua setelah mengganjal kaki Evra. Dalam situasi harus tampil dengan 10 pemain, ”The Gunners” memperkecil kekalahan lewat gol Santi Cazorla saat
”Ini hari spesial. Pada akhirnya ini soal pertandingan dan saya pikir, kami bermain bagus. Kami sedikit rapuh saat gagal menyelesaikan peluang. Kami seharusnya mencetak lebih banyak gol, tetapi kami mendapat tiga poin,” kata Van Persie. ”Ini pertama kalinya saya bertanding melawan bekas klub, tetapi pada akhirnya ini juga soal pertandingan dan kami menang. Saya puas dengan hasil itu.”
Meski demikian, striker asal Belanda itu tak merayakan secara berlebihan kemenangan dan gol yang dia torehkan. ”Saya bermain delapan tahun di sana (Arsenal). Saya menghormati suporter, pelatih, pemain, dan keseluruhan klub tersebut. Itu sebabnya saya tidak memperlihatkan selebrasi,” tutur Van Persie.
Striker berusia 29 tahun itu ditransfer MU dari Arsenal, awal musim ini, seharga 24 juta poundsterling (Rp 370 miliar). Musim lalu, saat masih di Arsenal, Van Persie membukukan 37 gol di ajang Liga Inggris.
Tanda-tanda ia bakal kembali menjadi mesin gol musim ini, dalam balutan kostum MU, cukup terbuka lebar. Golnya ke gawang Arsenal semalam adalah gol ke-10 dari 13 laga bersama MU di semua ajang. Gol itu dia cetak akibat blunder bek Arsenal, Thomas Vermaelen, yang berusaha menyapu bola umpan silang bek MU, Rafael da Silva.
Selain mencetak gol, Van Persie juga beberapa kali mengancam gawang Arsenal. Tendangannya diblok kiper Vito Mannone. Ia juga menyodorkan umpan matang kepada Antonio Valencia setelah merebut bola dari Vermaelen.
Meski menjadi salah satu penyebab kekalahan Arsenal, Van Persie tetap disambut hangat suporter tim tamu. Saat turun minum, bek kiri Arsenal, Andre Santos, bahkan meminta bertukar kostum dengan Van Persie.
Dengan kemenangan tersebut, MU menggeser Chelsea dari puncak klasemen sementara dengan 24 poin dari 10 laga. Hingga berita ini diturunkan, Chelsea masih bertanding di kandang Swansea City. Tim asuhan Pelatih Roberto Di Matteo dapat kembali merebut puncak klasemen jika menang atas Swansea.
Perebutan mahkota juga diramaikan Manchester City yang bertandang ke West Ham United, Minggu dini hari.
Dalam laga tersebut, Arsenal kesulitan menemukan ritme permainan. Barisan penyerang mereka, seperti ujung tombak Olivier Giroud, gelandang Lukas Podolski, dan
”Saya pikir, penting bagi kami tidak membuat kecerobohan, yang pernah kami lakukan. Kami menguasai banyak bola setelah kebobolan gol, tetapi jarang menciptakan peluang,” ujar Arsene Wenger, Pelatih Arsenal.
”Kemudian, saat kami tertinggal 0-2 dan kami tinggal bermain dengan 10 pemain, situasinya menjadi sulit bagi kami. Andai saja situasinya 11 lawan 11, kami bisa saja bangkit (mengatasi ketertinggalan),” kata Wenger.
Pelatih asal Perancis itu terlihat sempat mengeluh kepada ofisial pertandingan saat timnya dihukum penalti. Penalti diberikan wasit Mike Dean ketika bola tendangan Ashley Young terhalang tangan Cazorla.
”Saya pikir, kami sedikit tidak beruntung dengan keputusan penalti itu. Kami selalu diganjar penalti saat menghadapi Manchester United sehingga kami jadi terbiasa,” sindir Wenger.
Bagi Arsenal, hasil ini kekalahan ketiga musim ini, membuat mereka berada di peringkat keenam hingga berita ini dilaporkan.