Inter Akhiri Rekor Juventus

Kompas.com - 04/11/2012, 04:47 WIB

TURIN, KOMPAS.com - Inter Milan menumbangkan Juventus 3-1, pada laga Serie-A, di Juventus Stadium, Sabtu (3/11/2012). Ini adalah kekalahan pertama Juventus dalam 50 pertandingan Serie-A terakhir. Bagi Inter, ini adalah kemenangan ketujuh dalam tujuh laga terakhir Serie-A.

Tuan rumah unggul lebih dulu berkat gol Arturo Vidal saat laga belum genap satu menit. Dari tengah kotak penalti, ia meloloskan bola kiriman Kwadwo Asamoah ke sudut kiri bawah gawang Samir Handanovic, dengan tendangan kaki kanan.

Inter menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Diego Milito pada menit ke-59. Tembakannya ke sudut kanan atas gawang gagal diantisipasi Gianluigi Buffon.

Pada menit ke-75, Milito kembali masuk daftar pencetak gol. Memanfaatkan bola hasil tembakan Fredy Guarin yang ditepis Buffon, Milito melesakkan bola ke sudut kanan bawah gawang dengan tembakan kaki kanan dari tengah kotak penalti.

Rodrigo Palacio memberikan gol ketiga untuk Inter pada menit ke-89. Setelah menggocek-gocek bola di luar kotak penalti Juventus, Yuto Nagatomo mengirim umpan terobosan yang berhasil dikuasai Palacio di tengah kotak penalti. Palacio kemudian menyepak bola, yang masuk gawang setelah mengenai tubuh Buffon.

Bermain di depan pendukung sendiri, Juventus mengambil inisiatif menyerang, yang langsung membuahkan gol. Mereka mampu mempertahankan tekanan dan menciptakan setidaknya dua peluang hingga menit ke-10.

Kedua peluang itu diciptakan Claudio Marchisio pada menit ke-8 dan ke-9 dan semuanya kandas di tangan Handanovic.

Setelah usaha kedua Marchisio kandas, Inter membangun serangan yang berujung tembakan Rodrigo Palacio dari luar kotak penalti. Tembakan Palacio ini melesat ke atas gawang.

Setelahnya, kedua kubu beberapa kali melancarkan serangan, tetapi banyak yang kandas di tengah jalan.

Pada menit ke-12, misalnya, Esteban Cambiasso mengirimkan umpan terobosan ke arah Rodrigo Palacio. Namun, Palacio dinilai offside. Hal serupa dialami Vidal pada menit ke-15.

Selepas menit ke-20, kedua kubu mencoba mengatasi kebuntuan dengan melepaskan tembakan-tembakan jarak jauh, tetapi hasilnya juga masih di luar harapan.

Pada menit ke-20 dan ke-27, Antonio Cassano dan Juan melepaskan tembakan jarak jauh. Sementara tembakan Cassano meleset, tembakan Juan diblok Andrea Barzagli.

Juventus membalasnya melalui Barzagli pada menit ke-29. Namun, tembakannya meleset ke sisi kanan gawang.

Permainan kembali berlangsung alot, hingga Cambiasso melihat bola tembakannya diantisipasi Gianluigi Buffon pada menit ke-37.

Inter belum menciptakan peluang baru, ketika Juventus melancarkan dua serangan yang berujung eksekusi oleh Vidal pada menit ke-45. Sementara usaha pertama Vidal diantisipasi Handanovic, tembakan keduanya meleset ke sisi kanan gawang.

Inter mengambil inisiatif serangan di babak kedua. Namun, sebelum Inter menciptakan ancaman, Juventus keluar dari tekanan dan melancarkan gempuran yang berujung tembakan jarak jauh Leonardo Bonucci. Tembakan yang mengarah ke sudut kanan bawah ini bisa diantisipasi Handanovic.

Kejutan Juventus tak mengubah sikap bermain Inter. Mereka tetap mencoba mendominasi dan konsisten mengalirkan serangan.

Usaha Inter membuahkan dua peluang yang dieksekusi Palacio pada menit ke-54. Namun, tembakannya meleset dari sasaran.

Juventus belum membalas, ketika wasit menunjuk titik putih setelah menilai Claudio Marchisio melanggar Milito. Milito dipercaya mengeksekusi penalti dan berhasil mengubah angka di papan skor menjadi 1-1.

Setelah gol itu, Inter terus mempertahankan tekanan. Mereka sempat kesulitan menembus benteng Juventus dan beberapa kali mendapatkan serangan balik.

Salah satu serangan balik itu berujung tembakan jarak jauh Andrea Pirlo, yang dijinakkan Handanovic pada menit ke-65.

Inter bereaksi cepat membalas serangan itu. Usaha Inter kali ini membuahkan setidaknya empat peluang dan peluang keempat itu membuahkan gol kedua.

Setelah itu, Juventus mencoba meningkatkan kualitas serangan dengan memasukkan Fabio Quagliarella menggantikan Martin Caceres pada menit ke-78. Inter merespons dengan menarik Milito dan memasukkan gelandang bertahan Gaby Mudingayi pada menit ke-80.

Dengan perubahan itu, Juventus mampu mendesak benteng Inter dan menciptakan sejumlah peluang, misalnya tembakan Claudio Marchisio (81), Nicklas Bendtner (83), dan Quagliarella (87), yang semuanya meleset dari sasaran.

Juventus belum menciptakan ancaman baru, ketika Inter menggeliat keluar dari tekanan pada menit ke-89 dan menciptakan dua peluang. Peluang pertama adalah tembakan Yuto Nagatomo yang terblok dan tembakan Palacio yang berujung gol ketiga Inter.

Tak lama setelah gol Palacio, wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan.

Selama pertandingan, menurut Lega Serie-A, Juventus menguasai bola sebanyak 49 persen dan menciptakan tujuh peluang emas dari 14 usaha. Sementara Inter melepaskan lima tembakan akurat dari 14 percobaan.

Dengan hasil tersebut, Juventus menguasai klasemen dengan 28 poin, atau unggul satu angka dari Inter di tempat kedua.

Susunan pemain
Juventus:
1-Gianluigi Buffon; 3-Giorgio Chiellini, 15-Andrea Barzagli, 19-Leonardo Bonucci; 8-Claudio Marchisio, 21-Andrea Pirlo, 22-Kwadwo Asamoah, 23-Arturo Vidal, 26-Stephan Lichtsteiner (4-Martin Caceres 38, 27-Fabio Quagliarella 78); 9-Mirko Vucinic (17-Nicklas Bendtner 45+1), 12-Sebastian Giovinco

Inter: 1-Samir Handanovic; 23-Andrea Ranocchia, 25-Walter Samuel , 40-Juan; 4-Javier Zanetti, 19-Esteban Cambiasso, 21-Walter Gargano, 55-Yuto Nagatomo; 8-Rodrigo Palacio, 22-Diego Milito (16-Gaby Mudingayi 80), 99-Antonio Cassano (14-Fredy Guarin 69)

Wasit: Paolo Tagliavento

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau