Dixville Notch, Kota Pertama yang Memilih

Kompas.com - 06/11/2012, 13:56 WIB

DIXVILLE NOTCH, KOMPAS.com — Pencoblosan untuk pemilihan presiden Amerika Serikat 2012 ternyata dimulai di sebuah kota kecil di negara bagian New Hampshire, yakni Dixville Notch, Selasa (6/11/2012). Di kota ini, kedua capres, petahana Presiden Barack Obama dan Mitt Romney, mendapatkan masing-masing lima suara.

Tempat pemungutan suara di kota kecil tersebut dimulai beberapa saat setelah tengah malam. Hasil imbang lima suara untuk Obama dan Romney itu merupakan yang pertama terjadi dalam sejarah kota tersebut. Ini menjadi indikasi lain ketatnya persaingan di antara kedua kandidat.

Tanner Tillotson (24) menjadi orang pertama yang memasukkan suara di kota tersebut, yakni pukul 00.00. Memilih di Hotel Balsams Grand Resort, Tillotson mengaku memilih Presiden Obama.

"Saya berharap ini memberi inspirasi pada orang-orang untuk memilih dan menyuarakan aspirasi," ucapnya.

"Menurut saya, (hasilnya) menjadi petunjuk bahwa inilah untuk kali pertama, dalam sejarah Dixville Notch, terjadi perolehan suara seri. Kami masih menjadi bangsa yang terbelah, dan karenanya sangatlah menarik untuk melihat bagaimana hal itu berjalan di negeri ini," lanjutnya.

Dixville Notch adalah kota kecil berjarak 30 kilometer dari perbatasan Kanada. Kota ini membanggakan diri sebagai kota pertama yang mencoblos dalam pemilu Amerika.

Seperti diberitakan, sejumlah negara bagian sudah menggelar pemungutan suara dini sejak beberapa pekan lalu. Bahkan, pasangan Obama pun sudah memasukkan suara mereka beberapa waktu lalu.

Dalam setiap pemilu, Dixville Notch selalu memenangkan calon presiden dari Partai Republik sejak tradisi itu diawali pada 1960. Namun, rekor itu patah pada pemilu 2008, setelah Obama memperoleh suara terbanyak di kota tersebut.

Sampai hari terakhir, berbagai jajak pendapat menunjukkan bahwa Obama masih difavoritkan untuk memenangi pemilu 2012. Meskipun pengumpulan suara di tingkat nasional menunjukkan dukungan yang seimbang bagi keduanya, Obama masih unggul di battleground states, yang diperlukan untuk memenangi suara elektoral.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau