SURABAYA, KOMPAS.com - Sebanyak 38 koper haji dari Kloter 15 (Tuban dan Surabaya) yang mendarat di Surabaya, Selasa (6/11/2012) pukul 05.40 WIB, masih tertinggal di Jeddah.
"Belum ada laporan dari Jeddah, apa penyebabnya," kata petugas maskapai penerbangan Saudi Arabian Airlines (SAA) H Yudha M Rendra, ketika ditanya tentang penyebab tertinggalnya koper-koper haji itu.
Namun bila dilihat faktanya, banyak tas tenteng jamaah haji yang masuk bagasi, sehingga mengurangi tempat di bagasi pesawat. Apalagi banyak tas tenteng yang beratnya melebihi berat maksimal yaitu 5 kilogram.
"Bila tas tenteng melebihi berat maksimal seperti itu, maka petugas SAA di Jeddah akan meminta untuk masuk bagasi. Bila masuk kabin, dikhawatirkan jika terjadi guncangan saat di udara tas tenteng yang berat akan mudah jatuh dari tempatnya, sehingga membahayakan penumpang di bawahnya," katanya.
Sebelumnya, ada tiga kloter yang sebagian kopernya tidak terangkut yaitu Kloter 1 sebanyak 236 koper, Kloter 10 (127 koper), dan Kloter 12 (184 koper).
Senada dengan itu, Kabid Penerimaan Jamaah PPIH Debarkasi Surabaya, HM Erfan Rosuli, membenarkan bahwa kemungkinan tidak terangkutnya koper-koper jemaah tersebut penyebabnya adalah bawaan di tas tenteng yang terlalu berat, sehingga dimasukkan petugas ke bagasi.
Setelah masuk bagasi, hal itu menyebabkan lebihnya tonase sehingga isi koper dikurangi demi keselamatan penerbangan.
"Seperti koper jamaah haji Kloter 12, sewaktu saya periksa, ternyata di dalam tas tenteng jemaah terdapat kurma dan kitab. Itu yang membuat berat," katanya.
Oleh karena itu, ia meminta 38 jemaah haji Kloter 15 untuk bersabar bila mendapati tas kopernya tidak ada di Gudang Mina Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
"Langsung laporkan kepada petugas SAA bila tas koper mereka tidak ada. Meski ada yang bilang koper tidak ada air zam-zamnya setetes pun dan beratnya cuma 22 kilogram, tapi tetap tertinggal," ujar Erfan.
Menurut Erfan, tas-tas koper yang masih tertinggal di Jeddah itu akan dikirimkan melalui kloter sesudahnya yang berat tonasenya tidak melebihi batas.
"Seperti 236 koper Kloter 1 yang sudah tiba Senin (5/11/2012) bersama Kloter 11, sehingga jumlah koper yang masih belum terangkut ada 349. Rincian 127 milik jemaah haji Kloter 10, 184 milik Kloter 12, dan 38 koper Kloter 15," katanya.
Hingga Kloter 15, pada Selasa (6/11/2012), jemaah haji yang tiba di debarkasi Surabaya mencapai 6.620 orang dan 75 petugas.
Sumber: Antara
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang