Dikdik yang berpangkat inspektur jenderal (purnawirawan) sebelumnya menjabat Kepala Polda Sumatera Selatan. Adapun Cecep adalah mantan Sekretaris Daerah Indramayu.
Dikdik dan Cecep datang bersama rombongan berjumlah kurang dari 20 orang ke kantor Komisi Pemilihan Umum Jabar, Selasa pagi.
Dikdik-Toyib adalah satu-satunya pasangan dari jalur perseorangan yang lolos verifikasi administrasi setelah menyampaikan 1,8 juta berkas dukungan. Namun, dukungan tersebut melorot hingga 681.716 berkas yang diakui dalam verifikasi faktual. Mereka diharuskan mengganti kekurangannya, 792.898 berkas, pada 2-8 Desember 2012.
Menurut Dikdik, pihaknya masih memiliki 1,5 juta berkas dukungan untuk diserahkan.
Ketua Kelompok Kerja Pencalonan Teten Setiawan menjelaskan, pendaftaran peserta Pilkada Jabar dibuka hingga 10 November. Saat ini pihaknya hanya memeriksa kelengkapan berkas yang dimiliki dan baru memeriksa mendetail pada tanggal 11-17 November.
PDI-P hampir dipastikan akan mengusung Rieke Diah Pitaloka dalam pemilihan gubernur Jawa Barat 2013. PDI-P yang kemungkinan besar akan menyandingkan Rieke dengan aktivis antikorupsi Teten Masduki memastikan tidak akan berkoalisi dengan partai lain.
”Suara kami cukup (untuk mengusung calon sendiri). Aspirasi partai di daerah menginginkan calonnya dari PDI-P dan tidak berkoalisi. Ini sekaligus untuk mengetes soliditas partai di Jabar,” kata Sekretaris Jenderal PDI-P Tjahjo Kumolo, Selasa.
Menurut Tjahjo, dari sejumlah nama yang berpotensi diusung PDI-P, anggota Komisi IX DPR Fraksi PDI-P Rieke Diah Pitaloka dalam beberapa kali jajak pendapat dapat bersaing ketat dengan calon dari Partai Demokrat, Dede Yusuf.
”Dari 2-3 hasil survei yang kami lakukan, Rieke bersaing ketat dengan Dede Yusuf,” kata Tjahjo. Ia menambahkan, keputusan pasangan calon yang akan diusung PDI-P akan disampaikan kepada publik 1-2 hari ke depan.
Sebelumnya, nama-nama yang muncul dalam bursa calon dalam penjaringan di DPP PDI-P mengerucut pada pasangan Rieke-Teten, Aang Hamid Suganda (Bupati Kuningan)-Rieke, dan Rieke-Dedi Supardi (Bupati Cirebon dua periode).
Selain nama-nama itu, nama Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Nanan Sukarna juga sempat masuk bursa. Namun, Tjahjo memastikan dua hari yang lalu Nanan mundur dari bursa pencalonan di PDI-P.
Dihubungi terpisah, Teten menyatakan bisa menerima jika diputuskan menjadi calon wakil gubernur mendampingi Rieke. Tak jadi soal siapa di posisi calon gubernur karena koalisinya bersama Rieke lebih didasari komitmen mengusung ide pemerintahan yang berpihak pada kerakyatan dan antikorupsi.
Di tengah pro-kontra persetujuan anggaran Pilgub 2013 putaran pertama sebesar Rp 943 miliar, KPU Jatim mengusulkan anggaran untuk putaran kedua.
Gubernur Jatim Soekarwo di Surabaya, Selasa, mengatakan, hingga saat ini dana untuk Pilkada 2013 yang sudah disetujui DPRD Jatim sebesar Rp 600 miliar sudah cukup, termasuk untuk Bawaslu dan pengamanan. Namun, jumlah itu masih kurang.