PAMEKASAN, KOMPAS.com - Iring-iringan kendaraan jemputan jemaah haji asal Pamekasan, Jawa Timur, pada Jumat (8/11/2012) mengalami tabrakan beruntun. Tabrakan yang terjadi di Jalan Jokotole, Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu itu menyebabkan satu korban luka patah tulang. Korban luka bernama Mursidy, warga Desa Pamoroh, Kecamatan Kadur.
Mursidy mengalami luka patah tulang karena motor L 2539 DY yang dikendarainya menabrak sisi kiri mobil Panther nopol M 1161 GA, yang berhenti mendadak. Tulang paha kanannya mengalami patah tulang.
Menurut keterangan sejumlah saksi mata, tabrakan beruntun disebabkan mobil salah satu rombongan jemaah haji, Toyota Kijang bernomor polisi M 1876 D berhenti mendadak. Akibatnya, tiga mobil di belakangnya masing-masing Honda Jazz, Daihatsu Xenia dan Isuzu Panther mengalami tabrakan beruntun. Sementara pengendara motor menabrak mobil rombongan terakhir.
"Saya tadi kaget, tiba-tiba mobil yang saya tumpangi berhenti mendadak. Langsung terdengar suara benturan berkali-kali. Dan setelah saya keluar, ada pengendara motor yang jatuh di belakang mobil rombongan paling belakang," kata Sulaiha, penumpang mobil Panther.
Ketiga mobil mengalami rusak parah. Mobil Jazz bagian belakangnya penyok. Sedangkan Xenia penyok di bagian depan dan belakang, mobil Panther penyok di bagian depan dan belakang. Sementara motor korban mengalami rusak berat di bagian depan.
Aipda Maulana, petugas Laka Lantas Polres Pamekasan yang datang ke lokasi membenarkan tabrakan beruntun akibat mobil Toyota Kijang berhenti mendadak.
"Ketiga sopir mobil sudah kita amankan ke Polres Pamekasan untuk dimintai keterangan," kata Maulana.
Sementara itu, korban yang mengalami patah tulang tidak dibawa ke rumah sakit, melainkan langsung diobati ke spesialis patah tulang di Kampung Maddis, Desa Pamaroh, Kecamatan Kadur.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang