Mobil Rombongan Haji Tabrakan Beruntun

Kompas.com - 09/11/2012, 19:13 WIB

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Iring-iringan kendaraan jemputan jemaah haji asal Pamekasan, Jawa Timur, pada Jumat (8/11/2012) mengalami tabrakan beruntun. Tabrakan yang terjadi di Jalan Jokotole, Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu itu menyebabkan satu korban luka patah tulang. Korban luka bernama Mursidy, warga Desa Pamoroh, Kecamatan Kadur.

Mursidy mengalami luka patah tulang karena motor L 2539 DY yang dikendarainya menabrak sisi kiri mobil Panther nopol M 1161 GA, yang berhenti mendadak. Tulang paha kanannya mengalami patah tulang.

Menurut keterangan sejumlah saksi mata, tabrakan beruntun disebabkan mobil salah satu rombongan jemaah haji, Toyota Kijang bernomor polisi M 1876 D berhenti mendadak. Akibatnya, tiga mobil di belakangnya masing-masing Honda Jazz, Daihatsu Xenia dan Isuzu Panther mengalami tabrakan beruntun. Sementara pengendara motor menabrak mobil rombongan terakhir.

"Saya tadi kaget, tiba-tiba mobil yang saya tumpangi berhenti mendadak. Langsung terdengar suara benturan berkali-kali. Dan setelah saya keluar, ada pengendara motor yang jatuh di belakang mobil rombongan paling belakang," kata Sulaiha, penumpang mobil Panther.

Ketiga mobil mengalami rusak parah. Mobil Jazz bagian belakangnya penyok. Sedangkan Xenia penyok di bagian depan dan belakang, mobil Panther penyok di bagian depan dan belakang. Sementara motor korban mengalami rusak berat di bagian depan.

Aipda Maulana, petugas Laka Lantas Polres Pamekasan yang datang ke lokasi membenarkan tabrakan beruntun akibat mobil Toyota Kijang berhenti mendadak.

"Ketiga sopir mobil sudah kita amankan ke Polres Pamekasan untuk dimintai keterangan," kata Maulana.

Sementara itu, korban yang mengalami patah tulang tidak dibawa ke rumah sakit, melainkan langsung diobati ke spesialis patah tulang di Kampung Maddis, Desa Pamaroh, Kecamatan Kadur.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau