JAKARTA, KOMPAS
Penangkapan Diego, tutur Kepala Unit Reskrim Polsek Tanah Abang Komisaris Widarto, didasari atas beberapa alat bukti seperti kamera pemantau (CCTV) di lokasi kejadian. ”Dia juga sudah mengakui perbuatannya,” ujarnya.
Selain Diego, juga ada tiga orang yang dibawa ke Polsek Tanah Abang, yakni Tmn, Trk, dan BP. Diego dijemput polisi dari sebuah hotel di kawasan Blok S, Jakarta Selatan. Saat berada di kantor polisi Diego mengenakan kaus putih lengan panjang dan celana pendek. Hingga pukul 20.00, Diego diperiksa di ruang unit II Reserse Kriminal Polsek Tanah Abang.
Pengeroyokan terjadi Kamis dini hari. Seorang pengunjung diskotek, Meff Paripurna (21), mengalami luka-luka akibat kejadian ini. Meff baru melaporkan pengeroyokan yang menimpanya pada Kamis malam.
Meff melaporkan Diego ke Polsek Tanah Abang, Kamis (8/11) malam. Pesepak bola itu diduga menganiaya Meff.
”Dugaan penganiayaannya terjadi Kamis dini hari. Korban melaporkannya malam hari. Setelah cukup istirahat di rumah, malam itu juga dia di-BAP,” tambah Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Jumat siang.
Menurut anggota Polsek Tanah Abang yang menangani kasusnya, lanjut Rikwanto, penganiayaan terjadi di Diskotek Domain, Senayan City, Kamis sekitar pukul 02.30. Saat itu ada dua kelompok, yakni kelompok Diego dan kelompok Meff.
Salah seorang dari kelompok Meff membawa botol minuman dan tersenggol oleh rekan Diego. Senggolan itu mengakibatkan botol jatuh dan pecah. Rekan Meff, pembawa minuman, menegur orang yang menyenggolnya.
Meff kemudian datang melerai. Namun, tiba-tiba seseorang memukul Meff sehingga mengakibatkan memar di mata
Kamis malam itu juga Meff mendatangi Polsek Tanah Abang. Meff melaporkan secara resmi kasus yang menimpanya dan menjalani proses berita acara pemeriksaan.
Manajer tim nasional sepak bola Indonesia, Habil Marati, mengatakan, PSSI akan mendampingi bek kanan Diego Michiels dalam setiap pemeriksaan pihak kepolisian terkait tuduhan penganiayaan.
Habil mengungkapkan, Diego mulai menjalani pemeriksaan di Kantor Polsek Tanah Abang, Jumat malam.
”Setiap ada pemanggilan
Habil tidak mempersoalkan pemeriksaan polisi atas salah satu pemain andalan timnas itu. ”Hukum harus ditegakkan. Kalau tidak begitu, polisi nanti jadi sasaran kemarahan masyarakat yang merasa ada warga yang dianakemaskan,” ujar Habil.
Menurut Habil, pemeriksaan polisi terhadap Diego tidak akan mengganggu kesiapan pemain tersebut menjelang tampil bersama timnas PSSI pada Piala ASEAN Football Federation (AFF) 2012 di Kuala Lumpur, Malaysia, 25 November mendatang.
Sejak kasus pemukulan