SURABAYA, KOMPAS.com - Proyek pembangunan infrastruktur jalan layang Pasar Kembang Surabaya dijadwalkan akan selesai pada akhir 2013 nanti. Proyek senilai Rp 122 miliar tersebut diharapkan segera mampu mengurai kemacetan di Kota Surabaya.
Menurut Kepala Satker Metro 1 Surabaya, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V, Tutuk Surya Jatmiko, hingga hari ini, progres umum fisik masih 26 persen, namun untuk progres realisasi anggaran untuk tahun ini sudah mencapai 65 persen.
''Pekerjaan yang dilajukan saat ini pemancangan Pile slab sisi jalan Diponegoro, pengecoran lantai dan pembersian lantai,'' katanya, Senin (12/11/2012).
Sementara hasil progres fisik di antaranya, pondasi bawah Bore Pile dari 10 Pier saat ini telah selesai 9 Pier. Sementara bangunan atas dari 4 bentang, baru 1 bentang, dan 1 bentang siap pemancangan.
Jalan layang Pasar Kembang membentang di Jalan Diponegoro dan Jalan Pasar Kembang, melewati persimpangan Jalan Banyu Urip sepanjang 775 meter dengan lebar 17 meter. Bentuk jambatan layang ini melengkung lekuk median jalan yang ada.
Jalan layang Pasar kembang, kata Tutuk, mulanya ditarget selesai pada tahun ini. Namun karena ada sengketa lahan dengan PT KAI, maka target selesai proyek menjadi molor hingga akhir 2013.
Proyek jalan layang Pasar Kembang Surabaya mengakibatkan kemacetan luar biasa di kawasan Jalan Pasar Kembang, karena badan jalan yang tersisa hanya dua lajur untuk dua arah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang