SINGAPURA, KOMPAS.com — Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton melakukan kunjungan kerja ke Singapura. Dalam pidato yang disampaikannya di Singapore Management University, Hillary menegaskan prioritas utama Negeri Paman Sam saat ini adalah diplomasi berbasiskan pendekatan ekonomi.
"Amerika sudah jenuh dengan dua perang di Afganistan dan Irak yang telah banyak menyedot waktu dan energi. Kebijakan luar negeri kami saat ini adalah berpusatkan pada kerja sama ekonomi, terutama di kawasan Asia yang sangat strategis" tutur Hillary.
"Diplomasi berbasiskan ekonomi akan meningkatkan ekspor Amerika, membuka banyak pasar ekonomi baru, dan memberi kesempatan bagi perusahaan Amerika untuk bersaing di kancah global, dan tentu saja kepemimpinan Amerika di kancah internasional sangat ditentukan oleh kekuatan ekonomi kami," kata mantan Ibu Negara ini.
Dalam pidato selama 30 menit itu, Hillary menjelaskan bagaimana ekonomi dapat menjadi salah satu senjata diplomasi yang ampuh. Dia memberi contoh Myanmar yang akhirnya memutuskan untuk "membuka diri" untuk mengakhiri sanksi ekonomi yang memberatkan negeri itu.
Myanmar menyadari akan pentingnya bergabung dengan dunia ekonomi internasional. Tidak lupa, Hillary juga memuji Singapura sebagai sekutu ekonomi yang sangat strategis.
Walaupun hanya memiliki wilayah seluas sekitar 700 kilometer persegi, Hillary menyebut bagaimana negara kota ini memiliki nilai perdagangan dengan Amerika yang jumlahnya lebih dari 50 miliar dollar Amerika.
Hillary melakukan kunjungan selama dua hari, 16-17 November. Dalam persinggahannya yang kedua ke negeri ini, mantan Senator dari New York itu bertemu dengan Perdana Menteri Lee Hsien Loong dan Bapak Negara Singapura Lee Kuan Yew.
Hillary yang diperkirakan meninggalkan posisinya di kabinet baru Presiden Obama, langsung meninggalkan Singapura menuju Kamboja. Di negeri Angkor Wat, dia akan bergabung dengan Obama untuk menghadiri KTT Asia Pasifik.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang