MUSI RAWAS, Kompas.com - Hujan deras yang terjadi di Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatra Selatan, beberapa hari belakangan ini membuat kolam ikan petani di sejumlah kecamatan kebanjiran. Akibatnya, kerugian mencapai ratusan juta.
"Hujan deras yang terjadi selama tiga ini telah menyebabkan banjir sehingga kolam kami juga ikut terendam. Ikannya hilang semua terbawa banjir setinggi dua meter," kata Supadio, salah seorang pemilik kolam ikan air deras di Kelurahan B-Srikaton, Kecamatan Tugumulyo, Sabtu (17/11/2012).
Banjir yang melanda daerah tersebut, kata dia, menyusul hujan deras yang terjadi sepanjang Rabu (14/11) malam hingga Jumat (16/11) malam, membuat kolam seluas 1/2 hektare miliknya terendam air. Akibatnya, ikan nila dan ikan emas yang dipeliharanya dengan berat total sekitar 17 ton hanyut terbawa banjir, dengan jumlah kerugian mencapai Rp 90 juta.
Banjir yang terjadi di daerah itu terjadi akibat melubernya saluran irigasi yang tidak mampu menampung air hujan, sehingga berimbas kepada kolam miliknya. Padahal, kolam ikan miliknya itu merupakan kolam ikan air tenang, bukan kolam air deras, yang memanfaatkan saluran irigasi, yang selama ini tidak pernah kebanjiran.
Sementara itu, hal yang sama juga dialami Zul dan Sunyoto (60), petani ikan lainnya di Kecamatan Tugumulyo, dengan jumlah kerugian Rp 50 juta dan Rp 70 juta, akibat ikan mereka yang hanyut mencapai 11 ton.
Pantauan di lapangan, banjir yang menyebabkan lepasnya puluhan ton ikan milik petani tersebut membuat warga lainnya berduyun-duyun menangkap ikan di saluran irigasi maupun anak sungai yang ada di daerah itu, dengan menggunakan jala maupun jaring.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang