Sopir Mogok, Angkot KWK Penuhi Kampung Rambutan

Kompas.com - 20/11/2012, 11:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Sopir angkot Koperasi Wahana Kalpika (KWK) yang terdiri dari trayek angkot 01 sampai 19 memenuhi Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Selasa (20/11/2012). Mereka mengatakan sedang melakukan aksi mogok.

Aksi mogok ini berlangsung sejak pukul 08.00 WIB. Awalnya, hanya ada sekitar 20 angkot KWK saja yang berada di Kampung Rambutan. Namun, semakin siang, jumlahnya terus bertambah. Pada pukul 10.00 WIB, ada sekitar 70 angkot yang mogok.

Menurut salah seorang sopir angkot KWK bernama Kiki (35), aksi mogok itu mereka lakukan untuk memprotes mobil mereka yang akan diganti dengan jenis minibus Elf.

"Ya, sekarang gini, Mbak, kalau misalnya mobil angkot kita diganti Elf, ya kita bisa kehilangan pekerjaan, Mbak. Kan kalau Elf itu bisa muat banyak ya. Perbandingannya dua angkot kalau diganti Elf bisa jadi satu Elf aja, dan itu berarti kan trayek bakal dikurangin atau bahkan dihilangin, dan ancamannya kita bakal kehilangan kerjaan," jelas Kiky.

Senada dengan Kiki, Guntur (40) juga menyatakan penolakan terhadap penggantian angkot mereka dengan minibus Elf. Saat ini, kata dia, ada 2.000 mobil angkot yang bisa memuat 10 hingga 12 penumpang. Jika diganti minibus Elf yang lebih besar, sekitar 1.000 sopir terancam kehilangan pekerjaan.

"Elf kan muat kapasitas banyak dan otomatis 1.000 orang sopir KWK akan kehilangan pekerjaan," ucapnya.

Para sopir angkot KWK ini mengaku akan tetap melakukan aksi mogok sampai tuntutan mereka dipenuhi, yaitu trayek angkot KWK tidak diganti dengan mobil Elf. Selain itu, jika perwakilan mereka di Balaikota tidak mendapatkan respons untuk bertemu Jokowi, mereka akan bergegas ikut ke sana untuk melakukan aksi demo agar keinginan mereka terpenuhi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau