Ktt d-8

Para Pemimpin Muslim Berkumpul di Pakistan

Kompas.com - 21/11/2012, 16:25 WIB

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Para pemimpin negara Muslim menurut jadwal akan berkumpul di Islamabad, Pakistan, Kamis (22/11/2012) untuk menggelar sebuah KTT yang bertujuan meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi.

Para pemimpin kunci kawasan Timur Tengah seperti Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad, Presiden Mesir Mohammed Mursi dan Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan diharapkan kehadirannya di Islamabad menghadiri KTT Developing Eight (D-8).

Dalam kelompok ini tergabung Banglades, Mesir, Indonesia, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan dan Turki. Secara total kedelapan negara ini memiliki populasi satu miliar orang. Tujuan utama KTT ini adalah meningkatkan perdagangan antar negara anggota dari 130 miliar dollar AS saat ini menjadi 507 miliar dollar AS pada 2018.

Pengamanan untuk acara ini sangat ketat. Apalagi sejak tragedi 11 September 2001, Islamabad jarang menjadi tuan rumah sebuah perhelatan internasional. Selain itu, KTT ini bertepatan dengan bulan Muharram, yang di Pakistan menjadi magnet kekerasan sektarian.

"Ribuan anggota polisi dan para militer dikerahkan. Berbagai pekerjaan konstruksi di sekitar lokasi-lokasi diplomatik dihentikan sementara untuk menjamin keamanan," kata Kepala Kepolisian Islamabad, Bani Amin.

Bagi Pakistan sendiri, dengan KTT ini diharapkan investasi dan perdagangan negeri itu meningkat. Tujuan lainnya adalah memperkuat posisi internasional Pakistan dan mengurangi pandangan buruk terkait negeri itu.

Sementara, Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad akan menggunakan KTT ini sebagai sarana untuk mengurangi akibat dari sanksi ekonomi yang diberlakukan terhadap Iran akibat masalah program nuklirnya.

Namun, para pengamat menilai KTT ini akan kehilangan gregetnya karena konflik Gaza yang sejauh ini sudah menewaskan lebih dari 140 orang.

Analis lain menilai, Pakistan akan menggunakan KTT ini sebagai sarana diplomatik dan memperbaiki citranya yang selama ini identik dengan pusat terorisme dunia.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau