JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD masih menimbang peluangnya untuk maju dalam pilpres 2014. Namun, Mahfud menilai dirinya lebih berpeluang mengajar di kampus.
"Peluang saya adalah membangun pendidikan hukum. Itu bukan hanya mencari dalil, tetapi bisikan hati," kata Mahfud di gedung MK, Jakarta, Rabu (21/11/2012).
Mahfud menambahkan, ada banyak kampus yang siap menerimanya. Kampus itu salah satunya adalah almamaternya, Universitas Islam Indonesia (UII). Selain UII, ada Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (Undip) dan Universitas Sebelas Maret (UNS) yang siap menerimanya.
Di luar Jawa, ada Universitas Lampung (Unila) dan Universitas Tanjungpura (Untan) yang membutuhkannya menjadi pengajar ilmu hukum.
"Hobi saya itu sebenarnya mengajar. Saya ingin mencetak pendekar-pendekar hukum," pungkasnya.
Sebelumnya, Mahfud MD mengaku senang dengan banyaknya dukungan yang mengalir dari masyarakat sebagai kandidat calon pemimpin masa depan. Sebab, itu berarti apa yang dia kerjakan memperoleh apresiasi dari masyarakat dengan memberi dukungan agar menjadi pemimpin masa depan.
Hal ini diungkapkan Mahfud MD kepada Kompas.com sebelum menyampaikan pidato ilmiah di Kampus Universitas Jember, Jawa Timur, Kamis (25/10/2012).
"Saya senang tetapi belum tentu ingin. Senang dan ingin beda. Saya merasa senang karena apa yang saya kerjakan diapresiasi, tapi kalau ingin, saya harus melangkah agar bisa jadi pemimpin," kata Mahfud.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang