Kecelakaan

Mayat Perempuan Korban Tabrak Lari di Tol Jakarta-Cikampek

Kompas.com - 23/11/2012, 07:57 WIB

BEKASI, KOMPAS.com — Petugas Unit Patroli Jalan Raya Jakarta-Cikampek menemukan sesosok mayat perempuan yang diperkirakan berusia 50-an tahun di tepi Tol Jakarta-Cikampek wilayah Sepanjang Jaya, Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (22/11/2012) pukul 22.00 WIB.

Berdasar pengamatan petugas, pada jasad perempuan itu terdapat luka di kaki dan bekas luka menyerupai bentuk ban mobil. Ada juga luka benturan di kepala dan lebam di sekujur tubuh. Petugas tidak menemukan identitas pada jenazah yang kini berada di RSUD Kota Bekasi.

Perempuan itu berciri fisik warna kulit sawo matang, rambut beruban, dan tinggi badan 155 sentimeter. Korban memakai daster bermotif batik hijau.

Kepala Unit Kecelakaan Satuan Lalu Lintas Polres Bekasi Kota Ajun Komisaris Heri Purwanto meyakini jenazah perempuan itu merupakan korban tabrak lari. "Tidak ditemukan tanda bekas penganiayaan akibat pukulan atau terkena senjata," katanya.

Kesimpulan sementara, perempuan itu tewas ditabrak mobil yang melaju kencang. Namun, mengapa ada seseorang bisa tertabrak di tol, kemungkinan ada beberapa hal. Pertama, perempuan itu nekat menyeberang. Kedua, berniat bunuh diri dengan sengaja menyeberang dan tertabrak kendaraan di tol. Ketiga, berjalan di sisi bahu tol, tetapi tertabrak kendaraan yang kemudian melarikan diri.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau