Pesan Terima Kasih dari Malala Yousafzai

Kompas.com - 04/12/2012, 08:34 WIB

BIRMINGHAM, KOMPAS.com - Malala Yousafzai, Senin (3/12), menyampaikan pesan terima kasih kepada semua orang di seluruh dunia yang memberi dukungan kepadanya.

"Terimakasih banyak atas berlimpahnya kasih sayang dan dukungan. Saya mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang mendukung saya tanpa membedakan agama maupun ras."

Pesan yang diumumkan anak perempuan berusia 14 tahun itu menegaskan bahwa orang-orang sebenarnya mendukung gagasannya dan bukan individu.

"Mari kita bekerja sama untuk memberi pendidikan kepada perempuan di seluruh dunia," tambah pesan itu seperti dikutip kantor berita Pakistan, APP.

Dia juga menyatakan memuji anak-anak perempuan yang tetap meneruskan pendidikan di kawasan tempat tinggalnya di kawasan Swat di sebelah barat laut Pakistan.

Malala ditembak oleh sekelompok orang yang tidak dikenal pada pekan pertama Oktober ketika sedang dalam perjalanan pulang sekolah di Mingora, Swat.

Mulai membaca

Dia menulis catatan harian sejak tiga tahun lalu untuk memperjuangan pendidikan bagi anak perempuan ketika kawasan tempat tinggalnya itu dikuasi Taliban, yang melarang pendidilkan untuk anak perempuan.

Kondisi Malala dilaporkan semakin membaik dan pemeriksaan secara seksama memperlihatkan dia tidak menderita kerusakan syaraf akibat tembakan tersebut.

Ayahnya, Ziauddin Yousafzai, mengatakan dia mulai kembali membaca dan berjalan di rumah sakit.

Tak lama setelah ditembak, dia langsung mendapat bantuan untuk diterbangkan langsung dengan pesawat khusus ke rumah sakit di Birmingham.

Kisahnya mendapat perhatian dari seluruh dunia dan banyak perempuan dari seluruh dunia yang menempatkan dia sebagai pahlawan pendidikan.

Sementara itu pada tanggal 10 Desember di Paris, pemerintah Pakistan bersama UNESCO akan menggelar kampanye untuk meningkatkan pendidikan bagi kaum perempuan.

Kampanye itu akan diberi nama Stand Up for Malala, Stand up For Girls' Right to Education, dan peluncurannya akan dihadiri oleh Presiden Pakistan, Asif Ali Zardari.

Berita terkait lainnya baca di : MALALA

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau