Transportasi

Truk-truk Terjebak di Jalan Ambles Way Krui

Kompas.com - 06/12/2012, 14:11 WIB

LIWA, KOMPAS.com — Baru lancar sebentar, arus lalu lintas di jalan lintas barat Biha-Krui di Lampung Barat kembali terputus, Kamis (6/11/2012).

Truk-truk fuso terjebak di jalan ambles di Krui Selatan. Titik jalan ambles ini berada di Pekon Mandiri Sejati, Kecamatan Krui Selatan. Titik ambles ini hanya berjarak 5 kilometer dari jalan terputus di Way Basohan.

Dua truk fuso bermuatan tiang pancang tujuan bengkulu nekat menerabas badan jalan di samping permukaan aspal jalan yang ambles di Krui Selatan itu.

Truk itu pun terjebak di permukaan jalan berpasir bercampur dengan pecahan aspal sejak Kamis subuh. Hingga siang hari, truk ini dibiarkan terlantas menutupi badan jalan.

Akibatnya, kendaraan pun tidak bisa lewat. Sejumlah sepeda motor dan mobil kecil terpaksa harus melintas di halaman rumah warga yang berada persis di depan jalan hancur itu.

Untuk lewat, pengendara harus bayar Rp 5.000-Rp 10.000. Sementara titik jalan ambles di Way Basohan sudah bisa dilintasi kendaraan roda empat, tetapi masih dibatasi untuk kendaraan bertonase maksimal 2 ton.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau