MAGELANG, KOMPAS.com- Najib (18) dan Toyib (19), dua warga Dusun Kalisalak, Desa Kalibening, Kecamatan Bandongan, tertimbun longsoran tanah setinggi dua meter, saat menggali tanah untuk membangun talud di rumah Taslimah (57) di Dusun Wonolelo, Desa Bandongan, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (6/12/2012).
Mereka sempat terkubur dalam tanah selama sekitar 20 menit. "Karena lama dicari tidak ketemu, kami pesimis dan sempat mengira dua orang ini sudah meninggal," ujar Kepala Dusun Wonolelo, Pangadi.
Dua orang ini ditemukan dalam posisi masih berdiri. Setelah dibawa ke Puskesmas, mereka pun dinyatakan sehat dan langsung bisa pulang ke rumah.
Kerja bakti membangun talut ini dilakukan sekitar pukul 12.30 dengan melibatkan enam warga. Najib dan Toyib ketika itu bertugas menggali tanah di bagian bawah dinding talut. Tiba-tiba saja, talut setinggi 5-7 meter itu pun runtuh, dan menimbun keduanya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Joko Sudibyo mengatakan, saat ini, warga harus lebih berhati-hati karena setelah berkali-kali diguyur hujan, tanah berubah menjadi rapuh, labil, dan mudah longsor.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang