Jokowi, Gubernur Pertama yang Hadir di Kompetisi "Marching Band"

Kompas.com - 22/12/2012, 09:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo merupakan Gubernur DKI pertama yang hadir dan membuka Grand Prix Marching Band. Sebuah kompetisi marching band tingkat nasional yang diikuti tim peserta dari berbagai daerah untuk memperebutkan piala bergilir Presiden RI.

"Iya, Pak Jokowi pertama yang hadir di acara ini," kata Ketua Penyelenggara Grand Prix Marching Band XXVIII Tahun 2012, Lisa Ayudia, di lokasi acara, Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (22/12/2012).

Sementara saat ditanya mengenai alasannya menyempatkan diri hadir di acara ini, Jokowi menyampaikan sangat suka menonton marching band. Bahkan, Jokowi mengaku pernah ikut dalam sebuah tim marching band, walau tak disebutkan kapan ia pernah melakukan itu.

"Ini kan positif, anak-anak jadi kreatif, sekalian mau liat kompetensi yang kita punya," ujar Jokowi.

Untuk hadir di acara yang digelar di Istora Senayan ini, Jokowi telah tiba di lokasi pada pukul 08.00 WIB. Bahkan, Jokowi menyempatkan beramah-tamah dengan para panitia.

Ketika naik ke tribun, Jokowi disambut meriah tepuk tangan penonton yang didominasi kalangan muda. Di depan Jokowi, satu per satu kontingen marching band melakukan karnaval.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau