Tiket Penerbangan Malang-Jakarta Ludes Hingga 2 Januari

Kompas.com - 22/12/2012, 12:56 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Jelang libur panjang, Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2013, tiket penerbangan di Bandara Abdurrahman Saleh, Malang, Jawa Timur, ludes terjual hingga 2 Januari mendatang.

Hal itu disampaikan Distrik Manajer Sriwijaya Air Malang, M Yusri, di mana tingkat keterisian penumpang (load factor) mencapai 100 persen untuk 22 Desember hingga 2 Januari mendatang. "Sejak 22 (Desember) hingga 2 Januari sudah penuh," katanya, Jumat (21/12/2012).

Adapun jadwal pemberangkat untuk Sriwijaya Air memiliki tiga jadwal penerbangan yakni pukul 08.35, 12.30 dan 14.35. "Banyak penumpang yang memesan tiket detik-detik hari H Natal dan tahun baru," katanya.

Sementara itu menurut Sales and Manager Marketing Brand Office Garuda Indonesia Distrik Malang, Dina Karyawati Wahyuni, untuk saat ini, load factor di Garuda tujuan Malang-Jakarta baru mencapai 90 persen. Hingga Jumat (21/12/2012) siang, masih ada beberapa sisa kursi. Namun, untuk Natal dan menjelang tahun baru nanti, diprediksi sudah habis.

"Sejak 25 Desember, hingga 29-31 Desember dan 2 Januari, tingkat keterisian sudah mencapai mencapai 95 persen hingga 98 persen," katanya.

Untuk di Malang, Garuda Indonesia, memiliki dua kali jadwal penerbangan yakni pukul 10.45 dan 12.55. Untuk tujuan Malang-Jakarta hanya sisa sedikit kursi. "Tapi tujuan sebaliknya, Jakarta-Malang tiket sudah habis atau 100 persen sudah terisi," jelas Dina.

Sementara diakui manajemen Batavia Air Malang, untuk tingkat load factor-nya baru mencapai 70 persen. "Kemungkinan akan habis saat jelang Natal," kata Distrik Manager Batavia Air Malang, Haza Ibnu Rasyad.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau