BANDUNG,KOMPAS.com - Hujan yang terus mengguyur Cekungan Bandung, Jawa Barat setiap sore hingga malam, selain menyebabkan banjir di wilayah selatan juga menumbangkan pohon Ki Hujan di depan Masjid Istiqomah, Kota Bandung. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu karena pohon besar berusia lebih dari seratus tahun itu pelan-pelan tumbang sekitar pukul 02.00 dini hari Senin (24/12/2012).
"Kalau siang hari, di tempat ini selalu penuh mobil parkir karena teduh," ujar Ujang Gugun, seorang pedagang di sekitar Masjid Istiqomah. Pohon Ki Hujan (Sunda) dikenal juga sebagai pohon trembesi atau albizia saman. Pohon ini memiliki kemampuan menyerap air tanah yang tinggi. Di beberapa daerah di Indonesia, tanaman ini sering disebut sebagai Kayu Ambon (Melayu), Trembesi, Munggur, Punggur, Meh (Jawa).
Di Bandung Selatan, hujan yang berlangsung sejak Sabtu dan Minggu sore hingga malam hari, menyebabkan Sungai Citarum meluap. Akibatnya, banjir setinggi 3 meter menggenangi sejumlah tempat di enam kelurahan dan desa di Kabupaten Bandung.
Ribuan warga dari enam kelurahan dan desa harus mengungsi. Keenam kelurahan dan desa tersebut ialah Kelurahan Pasawahan, Desa Cangkuang Wetan, Dayeuhkolot, dan Citeureup di Kecamatan Dayeuhkolot serta Kelurahan Baleendah dan Andir di Kecamatan Baleendah.
Camat Dayeuhkolot Agus Suhendar mengemukakan, jumlah warga yang mengungsi tercatat 296 keluarga atau 1.184 jiwa. Mereka mengungsi ke masjid, gedung olahraga, sekolah serta kantor komando rayon militer dan kantor polisi.
Menurut Sekretaris Camat Baleendah Syaifullah, banjir paling besar melanda Kampung Cieunteung, dengan ketinggian air mencapai tiga meter. Jumlah penduduk Kelurahan Baleendah yang terkena banjir sebanyak 4.221 jiwa dari 1.389 keluarga. Sementara, di Kelurahan Andir, total warga yang kebanjiran sampai berjumlah 19.227 jiwa atau 5.428 keluarga.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang