Pohon Tumbang di Kota Bandung

Kompas.com - 24/12/2012, 14:31 WIB

BANDUNG,KOMPAS.com - Hujan yang terus mengguyur Cekungan Bandung, Jawa Barat setiap sore hingga malam, selain menyebabkan banjir di wilayah selatan juga menumbangkan pohon Ki Hujan di depan Masjid Istiqomah, Kota Bandung. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu karena pohon besar berusia lebih dari seratus tahun itu pelan-pelan tumbang sekitar pukul 02.00 dini hari Senin (24/12/2012).

"Kalau siang hari, di tempat ini selalu penuh mobil parkir karena teduh," ujar Ujang Gugun, seorang pedagang di sekitar Masjid Istiqomah. Pohon Ki Hujan (Sunda) dikenal juga sebagai pohon trembesi atau albizia saman. Pohon ini memiliki kemampuan menyerap air tanah yang tinggi. Di beberapa daerah di Indonesia, tanaman ini sering disebut sebagai Kayu Ambon (Melayu), Trembesi, Munggur, Punggur, Meh (Jawa).

Di Bandung Selatan, hujan yang berlangsung sejak Sabtu dan Minggu sore hingga malam hari, menyebabkan Sungai Citarum meluap. Akibatnya, banjir setinggi 3 meter menggenangi sejumlah tempat di enam kelurahan dan desa di Kabupaten Bandung.

Ribuan warga dari enam kelurahan dan desa harus mengungsi. Keenam kelurahan dan desa tersebut ialah Kelurahan Pasawahan, Desa Cangkuang Wetan, Dayeuhkolot, dan Citeureup di Kecamatan Dayeuhkolot serta Kelurahan Baleendah dan Andir di Kecamatan Baleendah.

Camat Dayeuhkolot Agus Suhendar mengemukakan, jumlah warga yang mengungsi tercatat 296 keluarga atau 1.184 jiwa. Mereka mengungsi ke masjid, gedung olahraga, sekolah serta kantor komando rayon militer dan kantor polisi.

Menurut Sekretaris Camat Baleendah Syaifullah, banjir paling besar melanda Kampung Cieunteung, dengan ketinggian air mencapai tiga meter. Jumlah penduduk Kelurahan Baleendah yang terkena banjir sebanyak 4.221 jiwa dari 1.389 keluarga. Sementara, di Kelurahan Andir, total warga yang kebanjiran sampai berjumlah 19.227 jiwa atau 5.428 keluarga.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau