Banjir tegal

Warga Belum Dapat Bantuan Pangan

Kompas.com - 29/12/2012, 11:54 WIB

SLAWI, KOMPAS.com -- Warga di Kecamatan Kramat dan Surodadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, yang terkena banjir, hingga Sabtu (29/12/2012) siang belum mendapat bantuan makanan. Mereka tidak bisa beraktivitas di dalam rumah, seperti memasak, karena rumah mereka tergenang banjir sejak sekitar pukul 02.00.

Asih (42), warga di Desa Maribaya menyatakan belum mendapatkan makanan untuk keluarganya. Saat ini, dia dan suaminya, Taryono (45) terpaksa mengungsi di pinggir jalur pantura. Sementara ibunya, Tarisah (75), masih bertahan di dalam rumah.

Untuk membantu masyarakat, sebagian warga secara pribadi menyumbangkan makanan kepada warga lainnya. Mereka juga mengumpulkan sumbangan dengan meminta bantuan kepada para pengguna kendaraan yang melintas jalur pantura.

Sementara Tim SAR bersama TNI dan polisi masih mengevakuasi masyarakat yang terjebak di rumah mereka. Sebagian warga yang terjebak merupakan orang tua dan anak-anak.

Komandan Kodim 0712 Tegal, Letnan Kolonel Infanteri Jefson Marisono mengatakan, di wilayah Maribaya akan didirikan tenda untuk pusat evakuasi dan bantuan logistik warga. Kodim 0712 Tegal menerjunkan satu peleton pasukan untuk membantu warga yang kebanjiran.

Menurut dia, warga sudah diinstruksikan untuk mengungsi. Saat ini yang masih diwaspadai yaitu adanya hujan di wilayah Tegal bagian selatan, atau air kiriman dari selatan.  Sebagian warga di wilayah Kecamatan Kramat dan Surodadi, terjebak banjir di rumah mereka, karena arus air di jalan masih deras.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau