Malam Tahun Baru di Ancol, 3 Pencopet Diringkus

Kompas.com - 01/01/2013, 07:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Selama malam perayaan tahun baru di Taman Impian Jaya Ancol, Kepolisian Sektor Pademangan hanya mencatat terjadinya tindak kejahatan pencopetan. Di luar itu, untuk korban jiwa, curanmor, maupun orang hilang semua menunjukan angka 0.

"Situasi sangat aman terkendali dan kondusif di mana segala tindak kejahatan nyaris nihil kecuali tertangkapnya 3 copet yang saat ini sudah diamankan di Polsek Pademangan," kata Kompol Susatyo, Kapolsek Pademangan, Senin (1/1/2013).

Lebih lanjut Susatyo mengatakan bahwa pada awalnya ada beberapa laporan mengenai adanya kehilangan motor tetapi setelah diselidiki hal itu terjadi karena keteledoran.

"Mungkin karena saking senangnya, sampai lupa nyimpan motor di mana. Awalnya nyimpan di wilayah barat, nyarinya di Pantai Festival," ujar Susatyo.

Selama malam pergantian tahun, pihak kepolisan menerapkan sistem pola pengamanan yang terbagi ke dalam 4 area wilayah di antaranya sektor Ancol Selatan yang difokuskan pada Pantai Karnaval, sektor Ancol Timur yang fokus pada Danau, Ancol Barat Yang dihelat di Ocean Ecopark, serta Ancol Luar yang khusus menangani arus lalu lintas yang keluar masuk kawasan.

Kepolisian mengerahkan 937 personel yang dibantu oleh 216 anggota TNI, 194 petugas dari instansi Pemerintah (meliputi Satpol PP, Tenaga Medis, Pemadam Kebakaran), serta partisipasi masyarakat sekitar 93 orang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau