Kabid Humas Polda : Masak Malam Tahun Baru Minum Orson

Kompas.com - 02/01/2013, 18:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Dalam jumpa pers yang dilaksanakan di Mapolda Metro Jaya pada Rabu (2/1/2013) pagi, pihak kepolisian mengatakan bahwa hasil tes urine milik Muhammad Rasyid Amrullah (22) menunjukkan hasil negatif terhadap narkotika dan zat-zat terlarang lainnya.

"Ada lima tes, kokain, aphetamin, methametamin, kanabis atau ganja, dan morfin. Semuanya menunjukkan negatif, " kata Kombes Rikwanto.

Namun, saat ditanyakan para wartawan mengenai adanya kemungkinan konsumsi alkohol, Rikwanto menjawab dengan mengambang dan sedikit bercanda. "Ya, masak malam tahun baru minumnya (sirup) ABC atau Orson, " ujar Rikwanto.

Polisi sampai saat ini masih melakukan penyelidikan intensif terhadap kasus ini. Rasyid sendiri mulai hari ini telah ditetapkan sebagai tersangka. Rasyid terbukti telah melakukan kelalaian dalam mengemudi dan melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Dia terancam dikenai hukuman pidana.

"Kami kenakan penyidik Gakum (kenakan) Pasal 283 juncto Pasal 287 Ayat 5 Pasal 310 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ancaman (hukuman) lima tahun ke atas," kata Rikwanto.

Di samping itu, jika nantinya penyelidikan polisi berhasil membuktikan bahwa Rasyid telah berada dalam pengaruh minuman beralkohol, Rasyid adalah pengemudi pertama yang membuka lembaran tahun 2013 dengan kecelakaan maut akibat mengonsumsi alkohol.

Sebelumnya, telah terjadi lima kecelakaan maut akibat minuman keras yang terjadi di Jakarta sepanjang tahun 2012, tiga di antaranya melibatkan Afriyani (Januari), Novi Amelia (Oktober), dan belum lama ini, tepatnya pada Kamis (27/12/2013), kecelakaan terjadi di Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan. Kecelakaan tersebut melibatkan Andika Pradita. Beberapa kecelakaan maut tersebut terjadi akibat pengemudi tengah dalam keadaan mabuk minuman beralkohol (beberapa ditambah dengan mengonsumsi narkoba).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Rasyid terlibat dalam kecelakaan maut yang terjadi di dalam Tol Jagorawi, Km 3+350, arah Bogor pada Selasa (1/1/2013) sekitar pukul 05.45 WIB. Mobil BMW X5 bernomor polisi B 272 HR yang dikemudikan Rasyid Amrullah menabrak dari belakang Daihatsu Luxio bernomor polisi F 1622 CY yang dikemudikan Frans Joner Sirait (37). Dua penumpang Luxio tewas dalam peristiwa tersebut, yaitu Harun (57) dan Muhammad Raihan, balita berusia 14 bulan.

Berita terkait, baca :

Insiden BMW Maut di Jagorawi

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau