Polda: Manfaatkan "Call Center" untuk Info Lalu Lintas

Kompas.com - 17/01/2013, 19:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya telah menyiapkan personel penanganan banjir yang melanda wilayah DKI Jakarta, Kamis (17/1/2013). Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, personel penanganan banjir yang diturunkan berjumlah 2.781 orang.

"Jumlah ini termasuk BKO dari Mabes Polri sebanyak 478 personel yang terdiri dari 418 Kobrimob, 30 personel Korlantas, Polair 30 orang. Mabes Polri juga mengirimkan perahu karet sebanyak 22 unit," kata Rikwanto, Kamis.

Adapun dari Polda Metro Jaya sendiri menurunkan 728 personel yang terdiri dari 100 personel Brimob, 98 personel Direktorat Sabhara, 30 personel Direktorat Polisi Air, 500 personel Direktorat Lalu Lintas serta 18 buah perahu karet.

"Dari polres jajaran juga menurunkan personel sebanyak 1.575 orang," katanya.

Menurut Rikwanto, selain membantu evakuasi korban dan mengadakan patroli, Polda Metro Jaya juga mengadakan pengaturan lalu lintas karena banyaknya jalan yang terputus akibat banjir. Petugas-petugas lalu lintas akan mengatur lalu lintas agar warga tidak terkena macet.

"Makanya disarankan agar pengguna jalan mendengarkan kata-kata polisi yang bertugas agar tidak terkena macet dan bisa mengambil jalur-jalur alternatif," kata Rikwanto.

Selain melakukan update rutin melalui TMC, di setiap polres-polres juga telah disediakan nomor telepon yang bisa dihubungi oleh pengguna jalan. "Jadi bisa ditanyakan seputar jalan yang banjir atau kalau ingin bertanya soal jalan-jalan alternatif," kata Rikwanto.

Adapun call center yang bisa dihubungi di tiap wilayah Polres adalah:

Polrestro Jakarta Pusat: 021-6344215

- Polrestro Jakarta Utara: 021- 43931162

- Polrestro Jakarta Barat 021- 5321444

- Polrestro Jakarta Selatan: 021- 7207597

- Polrestro Jakarta Timur: 021-8191478

- Polrestro Bekasi: 081781090920

- Polres Bekasi Kabupaten: 021-89113610

- Polrestro Tangerang: 0215523160

- Polres Tangerang Kabupaten: 02143931063

Akibat diguyur hujan, sejumlah wilayah DKI Jakarta mengalami banjir serta menyebabkan kemacetan. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pun telah menetapkan Ibu Kota berada dalam kondisi tanggap darurat.

"Kondisinya seperti ini, sampai 27 Januari, posisinya tanggap darurat," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, hari ini.

Berita terkait, baca :

BANJIR RENDAM JAKARTA

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau