Ini Sejumlah Titik yang Masih Tergenang Air

Kompas.com - 20/01/2013, 08:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com Empat hari setelah banjir yang melumpuhkan sejumlah jalan protokol di Jakarta, sejumlah ruas jalan utama masih tergenang air pada Minggu (20/1/2013) pagi.

Sejumlah titik yang masih tergenang banjir, menurut informasi Traffic Management Centre Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya, antara lain, banjir setinggi 70 sentimeter di depan Citraland Grogol yang naik setelah tengah malam surut menjadi 20-30 cm.

Banjir di Citraland Grogol membuat ruas jalan tersebut tidak dapat dilalui kendaraan bermotor.

Hal yang sama terjadi di Jalan Daan Mogot, depan stasiun televisi Indosiar arah ke Grogol. Banjir sedalam lebih kurang  50 cm itu juga mengakibatkan ruas jalan tersebut tidak bisa dilintasi kendaraan.

Sementara itu, banjir sedalam 1 meter yang terjadi di sekitar Pintu Tol Gedong hingga Minggu pagi belum surut dan belum bisa dilintasi kendaraan bermotor.

Banjir juga masih terjadi di kawasan Jembatan Lima sedalam 50 cm, depan Universitas Tarumanegara Grogol sedalam 70 cm, kawasan Roxy arah ke Grogol sedalam 40 cm, dan Green Garden sedalam 40 cm.

Genangan air dengan kedalaman lebih kurang 50 cm juga masih ditemui di Jalan Cengkih, Jalan Kunir, Pinangsia, Asemka, Jalan Kemukus, Taman Sari, dan Gedong Panjang.

Jalur bawah Km 24 tol bandara arah ke Pluit juga masih mengalami nasib yang sama sehingga pagi tadi kendaraan sementara dialihkan ke jalur atas.

Kawasan di depan Harco Mangga Dua juga masih tergenang banjir yang cukup dalam untuk dilintasi kendaraan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau