BI: E-ticketing Transjakarta Dukung Cashless Society

Kompas.com - 22/01/2013, 10:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah provinsi DKI Jakarta akhirnya menggandeng lima bank untuk menyediakan kartu prabayar tiket Transjakarta. Ini akan memudahkan sistem pembayaran di loket TransJakarta. Kelima bank tersebut adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, Bank Central Asia (BCA), Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank DKI.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Ronald Waas mengatakan, kartu prabayar ini sudah digagas sejak lima bulan lalu. Ini akan memudahkan masyarakat dalam pembayaran tiket transportasi di Jakarta.

"Penggunaan kartu prabayar ini juga dilakukan untuk mendukung cashless society," kata Ronald saat peluncuran di Lapangan Monas Jakarta, Selasa (22/1/2013).

Sementara Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo menyebutkan, pihaknya menyediakan beberapa jenis kartu prabayar yang dapat digunakan untuk tiket TransJakarta. Kartu tersebut adalah kartu prepaid BNI generik, BNI prepaid maupun kartu lainnya yang merupakan hasil kerjasama dengan partner BNI.

Kartu kerjasama partner itu adalah kartu intermoda (kartu prepaid untuk bus TransJogja dan Bus batik Solo yang bekerjasama dengan BRI, BCA dan Kereta Api Prambanan Ekspres), RailCard (kartu prepaid untuk pembelian tiket kereta api eksekutif), Mekarsari (Taman Buah) dan lainnya.

"Kartu lainnya yang bisa digunakan adalah Kartu Aku, Chelsea dan Java Jazz Festival," kata Gatot.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaadmadja menyatakan, komitmen kerjasama ini merupakan komitmen perbankan bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mendukung peningkatan layanan di sektor transportasi massal.

"Ini akan memberikan kemudahan pembayaran bagi penggina TransJakarta," kata Jahja.

Adapun Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Riswinandi menjelaskan, penerapan e-ticketing ini merupakan upaya peningkatan pelayanan pengguna TransJakarta. Pihaknya menyediakan kartu prabayar bernama e-money.

"Ini akan memberikan kenyamanan dalam menggunakan transportasi umum," kata Riswinandi.

Sedangkan Direktur Utama BRI Sofyan Basir mengatakan, pihaknya menyediakan kartu prabayar Brizzi. Kartu tersebut juga bisa digunakan untuk berbagai merchant seperti supermarket, minimarket, foodcourt, SPBU, jasa transportasi dan merchant-merchant lainnya.

Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono menambahkan pihaknya menyediakan kartu prabayar JakCard. Kartu ini sudah diimplementasikan di koridor 1-8. Layanan etickting ini akan diujicoba untuk koridor 1 Blok M-Kota. Sedangkan koridor lainnya baru dimulai bulan Februari-April 2013.

Sementara untuk penjualan kartu post-launching akan dilakukan di 13 shelter, yakni Blok M, Dukuh Atas, Sarinah, Harmoni, Kota, Pulogadung, Arion, Utan Kayu, Manggarai, Ragunan, GOR Sumantri, Mampang dan Kuningan Barat.

"Kerjasama ini akan dilanjutkan dengan menggunakan e-ticketing di sarana transportasi lainnya yaitu kereta api, kopaja hingga monorel nanti," kata Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau